21 October 2020, 12:37 WIB

Covid-19 Jadi Alasan DPRD DKI Gelar Rapat di Puncak


Kautsar Bobi | Megapolitan

KOMISI B DPRD DKI Jakarta menggelar rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) APBD Perubahan 2020. Tidak biasanya, rapat tersebut diadakan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

"Hari ini aja (rapat) di Grand Cempaka (Jalan Raya Puncak Pass, Megamendung)," ujar Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan Hadameon Aritonang, saat dikonfirmasi, Rabu (21/10).

Hadameon menuturkan ruang terbuka menjadi alasan rapat digelar di luar Gedung DPRD DKI Jakarta. Hal ini diklaim sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19.

"Kalau kantor (DPRD) kan tertutup semua tidak ada jendela, kaca semua. kalau di sini kan (kaca) bisa (dibuka)," jelasnya.

Baca juga: DPRD DKI Nilai Prediksi UMP DKI tidak Naik Tepat

Rapat tidak hanya dihadiri anggota DPRD. Melainkan ada beberapa jajaran BUMD terkait dan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sebelumnya, Wakil Ketua Bamus DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan rapat penjelasan eksekutif mengenai KUPA-PPAS Perubahan APBD 2020 digelar Selasa (20/10). Pembahasan akan dilanjutkan dengan rapat prapembahasan KUPA-PPAS APBD DKI 2020 antara masing-masing komisi dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada Rabu (21/10).

Pembahasan akan berlanjut di tingkat pimpinan komisi dan eksekutif atau Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) atau para asisten dan para kepala SKPD.

Kemudian, penelitian KUPA-PPAS APBD DKI 2020 dalam Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) pada Senin (26/10). Terakhir, penandatangan nota kesepahaman (MoU) KUPA-PPAS APBD DKI 2020 yang akan dimulai pada 2 November mendatang.

"Agenda pembahasan Raperda tentang Perubahan APBD DKI 2020 akan diawali dengan penyampaian pidato Gubernur DKI dalam forum paripurna yang rencananya akan dilaksanakan pada awal November 2020, yakni Selasa (3/11)," kata Taufik, Selasa (20/10). (OL-1)

BERITA TERKAIT