20 October 2020, 21:20 WIB

Kemegahan Monumen Ondel-Ondel sebagai Ikon Kemayoran


mediaindonesia.com | Ekonomi

MEMASUKI Kota Jakarta yang kental dengan kebudayaan Betawi rasanya tak lengkap kalau tidak berkunjung ke kawasan Kemayoran. Selain sering dihelat acara-acara khas Jakarta, kawasan ini juga turut berpartisipasi untuk melestarikan ciri khas budaya Betawi, yaitu dengan mendirikan monumen ondel-ondel.

Ondel-ondel sebagai landmark kawasan Kemayoran di sisi selatan Jalan Benyamin Sueb merupakan penanda secara visual dan memberi karakter kawasan yang diambil dari ikon budaya Betawi dengan memperbesar skala, sehingga keberadaannya lebih dilihat banyak orang saat melintasi jalan utama tersebut.

Hal ini sejalan dengan tujuan PPK Kemayoran dalam meningkatkan rasa ikut memiliki dan menanamkan kebanggaan terhadap budaya Betawi secara aktif dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah serta mendorong perkembangan industri kreatif berbasis budaya.


Baca juga: PUPR: Realisasi Jalan Tol Beroperasi Capai 210,3 Kilometer

 

Kemegahan monumen ondel-ondel ini dibilang sebagai penyegar di tengah kepenatan lalu lintas bundaran Jalan runaway Kemayoran ini. Tak mengherankan jika keberadaan monumen khas Betawi ini ternyata mengundang antusias masyarakat Jakarta untuk sekadar memuaskan rasa penasaran sampai mengabadikannya dalam jepretan kamera.

“Diharapkan nantinya di area monumen ondel-ondel Kemayoran akan ada plakat  untuk memberikan informasi asal-muasal ondel-ondel dan filosofi dibalik warna ondel-ondel tersebut, sehingga masyarakat bisa mengetahui hal seputar ondel-ondel.“ ungkap Riski Renando, Direktur Perencanaan dan Pembangunan PPK Kemayoran, dalam keteragannya, Selasa (20/10).

Didirikan sejak Januari 2014 lalu oleh PPK Kemayoran, monumen ondel-ondel yang memiliki tinggi 9,5 meter dan berat 1,5 ton ini rutin dirawat dengan pengecatan tiap dua tahun sekali dan dilakukan perawatan tanaman setiap harinya di area tersebut. (RO/S-2)

 

 

BERITA TERKAIT