20 October 2020, 17:41 WIB

Cetak Atlet Berprestasi, Kemenpora Godok Grand Design Olahraga RI


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

MENINDAKLANJUTI arahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengungkapkan tengah menggodok grand design olahraga nasional. Peta jalan itu nantinya akan menjadi pabrik pencetak prestasi atlet Indonesia di masa mendatang.

"Intinya adalah prestasi itu harus didesign, kita harus membuat pabrik prestasi tidak bisa dengan 'nemu' kemudian dibina atau by accident setelah itu tidak ada pelapis-pelapis yang berada di bawahnya. Untuk itu harus didesign tidak boleh by accident," kata Zainudin dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa, (20/10).

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, review terhadap ekosistem keolahragaaan Indonesia saat ini sedang dilakukan untuk mengetahui secara jelas kelemahan dan kekuatan olahraga Indonesia.

"Tanpa mereview maka kita tidak tahu kelemahan kita, kita anggap apa yang sudah dijalankan sudah benar padahal setalah dilihat dan didiskusikan dengan KONI, NOC, NPC kita masih jauh dari apa yang dikatakan dari sumber prestasi," ujarnnya.

Dijelaskannya, Grand Design Keolahragaan Nasional memiliki sasaran jangka menengah dan jangka panjang. Untuk Jangka panjang dimulai tahun ini hingga tahun 2045, dengan melakukan revitalisasi di berbagai jenjang pembinaan dengan dukungan sport science agar pembinaan bisa lebih terukur.

Baca juga : Jangan Biarkan Pandemi Menghambat

Untuk jangka menengah, Kemenpora menetapkan program prioritas dari 2020 hingga 2024 terdiri dari pembudayaan olahraga, dan pembinaan prestasi. Pembudayaan olahraga dimaksudkan sebagai pintu awal agar olahraga menjadi kegiatan massal yang masuk ke dalam keseharian masyarakat.

Menurut Zainudin bila olahraga sudah terpatri dalam kehidupan masyarakat, maka talenta-talenta muda pun akan bermunculan untuk kemudian didorong menjadi atlet berprestasi.

"Dua program ini yang kita design supaya prestasi kita seperti yang diharapkan. Pemasalan dan pemasyarakatan olahraga untuk hidup lebih sehat dan bugar dikalangan masyarakat menjadi awal dari pembinaan prestasi kita. Tanpa itu jangan harap ada talenta muncul untuk didorong menjadi atlet berprestasi yang membanggakan daerah maupun negara," urainya.

Zainudin menegaskan, prestasi harus dibina sejak usia dini, atau saat sekolah dasar. Untuk itulah Kemenpora mencetuskan gagasan untuk menyusun grand design keolahragaan. Adapun Grand design itu saat ini dalam tahap finalisasi dan uji publik bersama para stakeholders olahraga di Bandung, Jawa Barat dan sebelumnya dibeberapa daerah di Indonesia. (OL-7)

BERITA TERKAIT