20 October 2020, 16:14 WIB

BKMG El Tari Keluarkan Peringatan Dini Kebakaran Lahan


Palce Amalo | Nusantara

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengeluarkan peringatan dini potensi kebakaran lahan di sejumlah kabupaten, Selasa (20/10). Hal itu menyusul ditemukannya 28 hotspot atau titik panas yang diduga akibat kebakaran lahan.

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi mengatakan hotspot tersebut terdeteksi di 18 kecamatan di enam kabupaten terbanyak di Kecamatan Amanuban Barat, Timor Tengah Selatan sebanyak empat titik, dan tiga titik di Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur. Sedangkan di empat kabupaten lainnya terpantau antara satu dan dua titik  hotspot yakni Alor, Flores Timur, Rote Ndao, dan Timor Tengah Utara.

"Sesuai analisis peta sebaran titik panas dengan pantauan satelit diketahui titik panas di wilayah NTT muncul 19 Oktober hingga 20 Oktober  2020 pukul 07.00 Wita," katanya lewat keterangan tertulis.

Sementara itu pada hari yang sama, BMKG juga mengeluakan peringatan dini potensi hujan disertai petir dan angin kencang yang melanda tiga kabupaten yakni Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada.

Sesuai prakiraan BMKG, hujan lebat mengguyur Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat pukul 14.00 Wita meluas ke Kabupaten Sumba Barat Daya hingga pukul 16.00 Wita. Masyarakat diingatkan mewaspadai dampak yang timbul dari hujan lebat dan angin kencang tersebut seperti banjir, longsor dan pohon tumbang. (R-1)

BERITA TERKAIT