20 October 2020, 15:34 WIB

Perempuan Pendonor Darah Terbanyak di HUT Golkar Nagekeo


Ignas Kunda | Nusantara

PARA perempuan di Kota Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, menjadi pendonor terbanyak dalam kegiatan sosial donor darah Partai Golkar Nagekeo. Selasa, (20/10). Aksi donor darah ini dilakukan sejumlah perempuan dalam kegiatan sosial donor darah Partai Golkar bekerja sama dengan PMI Nagekeo dalam perayaan hari ulang tahun partai yang ke-56 di sekretariatnya.

Sejumlah perempuan terlihat antusias untuk mendonorkan darah sejak pukul 08.00 Wita. Sebelum melakukan pendonoran, tekanan darah mereka diukur para petugas untuk memastikan kesiapan sebagai pendonor.

Mereka mengaku agak takut karena sering diberi informasi yang salah tentang donor darah. “Ternyata ada manfaat dari mendonor darah dan kami akan berusaha 3 bulan sekali mendonorkan darah,” kata salah satu perempuan pendonor.

Menurut Ketua DPD Golkar Kabupaten Nagekeo, Kristianus Dua Wea, kegiatan itu sebagai bentuk keprihatinan karena semakin sedikit orang yang mendonorkan darah. Padahal dengan mendonorkan darah, seseorang dapat bertambah sehat karena terjadi pergantian sel dalam tubuh.

Selain itu donor darah menjadi bentuk antisipasi karena kebutuhan darah sebulan sebanyak ratusan kantung tak bisa dipenuhi. "Kami harus mengambil inisiatif untuk mendonorkan darah karena darah sangat penting untuk membantu sesama dan dengan ini kita diajarkan untuk memberi atau berbagi. Jadi kita bukan hanya menerima,” kata Kris yang juga Wakil Ketua DPRD Nagekeo.

Selain kegiatan donor darah, Golkar juga melakukan dropping air bersih di 18 desa pada 5 kecamatan demi membantu warga yang kekurangan air bersih akibat musim kemarau panjang saat ini. Ada pula bantuan sembako buat panti asuhan yang terdampak covid-19.

Ketua PMI Nagakeo, Kristianus Pantaleon Jogo, mengatakan kebutuhan darah untuk bank darah di Nagekeo masih sangat kurang. Selama ini pasien yang membutuhkan darah, bila tidak ada stok di bank darah RSD Aeramo, harus mencari sendiri kebutuhannya.

Dalam sebulan kebutuhan darah bisa mencapai 40 kantung darah. “Dalam sebulan kebutuhan darah bisa 140 kantung. Belum lagi lama penyimpanan darah hanya sebatas 3 bulan,” kata Rispan.

Dalam kegiatan donor darah itu, para petugas PMI mengumpulkan 14 kantong darah dengan golongan darah A sebanyak 6 kantong, B berjumlah 3 kantong , dan O berjumlah 5 kantong. Jumlah terbanyak ada pada perempuan dengan sembilan pendonor. (OL-14)

BERITA TERKAIT