20 October 2020, 15:29 WIB

Ketua DPR: Tahun kedua Jokowi-Ma'ruf Harus Lebih Kerja Keras


Sri Utami | Politik dan Hukum

SETAHUN pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dihadapkan banyak tantangan yang kemudian membuat  banyak membuat visi dan misi pada saat kampanye tidak optimal. Hal tersebut disampaikan Ketua DPR Puan Maharani, Selasa (20/10) di Jakarta saat memeringati satu tahu Joko Widodo-Maaruf Amin.

Salah satu tantangan yang dihadapi yakni pandemi covid-19.  Tapi tanpa terduga, Indonesia menghadapi pandemi Covid-19 yang memberi dampak luar biasa pada seluruh aspek kehidupan.

“Kita melihat bahwa selama satu tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Indonesia menghadapi banyak tantangan. Pandemi covid-19 turut berimplikasi kepada bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi dengan melemahnya pertumbuhan ekonomi global,” ucapnya.

Karena itu, kata Puan, pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin harus berusaha lebih keras pada tahun kedua. Puan mengingatkan agar pemerintah mengantisipasi tantangan ke depan akibat pandemi covid-19 yang dapat lebih berat. Upaya yang dilakukan sangat menentukan kemajuan lima tahun ke depan.

“Perlu usaha lebih keras dari pemerintah, tidak boleh ada yang beranggapan periode kedua bisa berjalan seperti biasa. Apa yang pemerintah akan lakukan selama lima tahun ke depan bisa menentukan kemajuan Indonesia untuk lima puluh tahun ke depan,” tegasnya.

Dia meminta pemerintah mampu menentukan dan memprioritaskan sektor-sektor yang menjadi fokus utama dan seberapa besar dampaknya bagi kesehatan, sosial, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Peran serta masyarakat juga sangat penting dalam gotong royong untuk mewujudkan Indonesia maju dan lebih sejahtera. Puan memastikan DPR akan menjalankan fungsi pengawasan, legislasi dan anggaran agar kebijakan pemerintah dapat benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat.

“Pemerintah harus berani membuat terobosan-terobosan sesuai dengan prioritasnya di kondisi yang tidak biasa ini agar target pemulihan ekonomi nasional terealisasi dengan selalu memperhatikan dampak kesehatan dan sosial dari masyarakat,” tukasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT