20 October 2020, 15:25 WIB

Antisipasi Lonjakan Covid-19, DKI Pastikan Faskes Cukup


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMPROV DKI Jakarta mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 di akhir Oktober ini. Potensi lonjakan kasus baru dimungkinkan terjadi karena adanya aksi demonstrasi menentang pengesahan Omnibus Law UU Cipta Lapangan Kerja yang dilakukan oleh masyarakat sejak pekan lalu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan pihaknya sudah berupaya dengan terus mencukupi kebutuhan sarana dan prasarana sumber daya kesehatan di fasilitas kesehatan.

Baca juga:  

"Semua fasilitas kita tingkatkan, ruang tidur ICU, obat-obatan, semuanya," kata pria yang akrab disapa Ariza itu.

Ariza juga mengatakan dukungan juga diberikan oleh pemerintah pusat dalam hal penyediaan sarana fasilitas isolasi terkendali. Pemerintah pusat saat ini sudah membuka Wisma Atlet Pademangan untuk menjadi lokasi isolasi mandiri bagi warga DKI dan sekitarnya.

Sebab, isolasi mandiri di rumah pribadi sangat tidak disarankan bagi warga yang memiliki rumah di kawasan padat penduduk dan tidak layak menjadi lokasi isolasi. Selain itu, pemerintah pusat juga menanggung biaya akomodasi hotel yang juga dijadikan sebagai sarana isolasi mandiri bagi warga. 

Pemprov DKI juga menyiapkan tiga lokasi isolasi terkendali yang dikelola oleh Pemprov DKI yakni Graha Wisata TMII, Graha Ragunan, dan Jakarta Islamic Center (JIC).

"Kita juga mendapat dukungan dari pemerintah terkait isolasi mandiri menjadi isolasi pusat terkendali menyiapkan beberapa Wisma Atlet dan hotel. Kemudian, kami juga menyiapkan tempat isolasi di antaranya di Koja, di Ragunan, dan TMII," tegasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT