20 October 2020, 15:18 WIB

Delegasi UEA ke Israel untuk Kunjungan Resmi Perdana


Faustinus Nua | Internasional

DELEGASI Uni Emirat Arab berangkat ke Israel pada Selasa (20/10) untuk kunjungan resmi pertama setelah kedua negara sepakat untuk menormalisasi hubungan bulan lalu.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, yang menghadiri jamuan bisnis dengan pejabat Emirat dan Israel di Abu Dhabi pada Senin (19/10), menemani delegasi dalam penerbangan Etihad Airways.

"Pagi ini, UEA bersiap untuk mengirim delegasi resmi pertamanya ke Israel," cuit Hend Al Otaiba, Direktur Komunikasi Strategis Kementerian Luar Negeri UEA.

Dia menambahkan bahwa delegasi UEA dipimpin Menteri Negara Urusan Keuangan Obaid Al Tayer dan Menteri Ekonomi Abdulla bin Touq Al Mari.

Menurut pernyataan pemerintah Israel pada Selasa, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan menyambut delegasi UEA di Bandara Ben Gurion di luar Tel Aviv.

"Kesepakatan akan ditandatangani pada penerbangan, perlindungan investasi, pembebasan visa, serta sains dan teknologi," ungkapnya.

UEA dan Israel menandatangani kesepakatan yang ditengahi AS untuk menormalisasi hubungan di Gedung Putih pada 15 September. Hal itu menandai kesepakatan pertama dengan negara Teluk.

Bahrain kemudian mengikutinya dalam upacara pada Minggu (18/10), menyusul perjanjian serupa yang ditengahi AS. Parlemen Israel meratifikasi kesepakatan UEA minggu lalu.

"Kedua pemerintah akan menandatangani perjanjian pada Selasa yang mengizinkan 28 penerbangan komersial seminggu antara negara-negara tersebut," kata seorang pejabat Kementerian Transportasi Israel.

Pada Senin, pemerintah Emirat dan Bahrain meratifikasi perjanjian normalisasi dengan Israel, menurut kantor berita kedua negara.

UEA dan Bahrain hanyalah negara Arab ketiga dan keempat yang menormalisasi hubungan dengan Israel. Ini menyusul kesepakatan damai Israel pada 1979 dengan Mesir dan kesepakatan 1994 dengan Yordania. (OL-14)

BERITA TERKAIT