20 October 2020, 13:35 WIB

1.071 Relawan Vaksin Covid-19 Telah Dapatkan Suntikan Kedua


Atalya Puspa | Humaniora

SEBANYAK 1.071 relawan vaksin covid-19 telah mendapatkan suntikan kedua pada uji klinis tahap 3 untuk selangkah lagi mendapat rekomendasi dari Badan Pengawas Pbat dan Makanan (Badan POM). Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir pada Selasa (20/10).

"Selain itu kita juga mengambil darah dari relawan yang sudah disuntik dua kali untuk mulai mengukur apakah sudah terbentuk antibodi dalam tubuhnya," kata Honesti dalam acara Upaya pencarian vaksin, obat, dan inovasi penanggulangan covid-19 yang dilaksanakan secara virtual.

Honesti berharap, uji klinis tahap 3 ini dapat dilaporkan hasilnya pada Januari mendatang kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tujuannya, agar BPOM dapat segera mengeluarkan emergency use authorization untuk vaksin covid-19 di Indonesia.

"Sampai saat ini kita belum mengalami kendala berarti dalam tahap uji klinis ini. Kita harap uji klinis berjalan lancar, jangan sampai ada hal-hal yang membuatnya terpaksa diberhetikan," tuturnya.

Adapun, saat ini kata Honesti, tim dari PT Bio Farma, BPOM, dan Kementerian Kesehatan tengah mengunjungi pabrik pembuatan vaksin di Tiongkok untuk mastikan keamanan produksinya. "Jadi harapannya untuk semua vaksin yang masuk ke Indonesia sudah melalui proses rangkaian berkualitas. Yang penting adalah harus mampu memenuhi kriteria safety, efikasi, dan halal," ucapnya.

Seperti diketahui, Tim Riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran bersama Bio Farma dan Sinovach Biotech, Tiongkok, tengah melangsungkan uji klinis vaksin covid-19 fase 3 di Indonesia dan lima negara lainnya. Adapun, sebanyak 1.620 relawan terlibat dalam uji klinis ini di Indonesia. (H-1)

BERITA TERKAIT