19 October 2020, 17:35 WIB

Empat Gempa Beruntun Guncang Pulau Pagai Sumbar


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

EMPAT gempa beruntun menguncang wilayah Pagai Selatan, Sumatra Barat dan Sinabang, Aceh, pada Senin (19/10) sore. Semuanya memiliki magnitudo di atas 5,0. Gempa pertama terjadi pada pukul 14.31.30 WIB dengan M=5,8 dan pukul 14.47.22 WIB magnitudo M=5,7.

"Gempa berlokasi di laut pada jarak sekitar 33 km arah Barat Daya Pulau Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada kedalaman 13 km dan 17 km," kata kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis, Senin (19/10)

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, ia menjelaskan, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault," lanjut Rahmat.

BMKG mencatat, kedua gempabumi ini dirasakan di daerah Padang, Painan, Mentawai, Mukomuko II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Kota Bengkulu, Kepahiang, Bengkulu Utara I-II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," sebut Rahmat.

Sedangkan gempa ketiga terjadi pada pukul 15.14 WIB dengan M=5,7 dan gempa keempat muncul pada pukul 16.42 dengan kekuatan M=5,3.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," pungkas Rahmat.

Begitu juga periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (H-2)

BERITA TERKAIT