19 October 2020, 08:19 WIB

Penghitungan Suara Lambat, Warga Bolivia Diminta Sabar


Basuki Eka Purnama | Internasional

PENJABAT Presiden Bolivia Jeanine Anez meminta semua warga bersabar dan tidak melakukan aksi kekerasan saat mereka menunggu hasil pemilu yang digelar pada Minggu (18/10).

Hasil penghitungan suara diperkirakan lebih lambat dari biasanya karena KPU membekukan hitung cepat dengan alasan hitung cepat tidak bisa dijamin keakuratannya.

"Sabar. Kita semua harus sabar menunggu hasil penghitungan suara tanpa melakukan aksi kekerasan," ujar Anez yang tidak mencalonkan diri sebagai presiden.

"Saya jamin kalian akan mendapatkan hasil yang bisa diandalkan," imbuhnya.

Baca juga: Israel dan Bahrain Resmikan Hubungan Diplomatik

Meski masa kampanye berlangsung tegang, pemilihan suara berjalan dengan aman.

"Seluruh proses penghitungan suara berjalan dengan aman dan damai di seluruh negara," ujar Wakil Menteri Keamanan Bolivia Wilson Santamaria.

Dia menggarisbawahi dua insiden di La Paz ketika sejumlah orang berusaha menganggu proses penghitungan suara. Aksi itu berhasil dihentikan dan pelakunya ditahan.

TPS dibuka antara pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat namun sejumlah TPS harus dibuka hingga lebih larut karena masih banyak warga yang mengantre untuk memberikan suara. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT