19 October 2020, 05:52 WIB

Naik Podium Secara Beruntun, Alex Marquez Buktikan Diri


Basuki Eka Purnama | Olahraga

ALEX Marquez membuktikan jerih payah penyesuaian dirinya dengan mesin Honda berbuah manis setelah finis runner-up untuk kedua kalinya secara beruntun musim ini.

Berbekal podium di Grand Prix Prancis pekan lalu, pembalap tim Repsol Honda itu mengulangi penampilan gemilangnya di Aragon, Spanyol, Minggu (18/10).

Marquez bisa saja meraih kemenangan pertamanya di ajang MotoGP di tahun rookienya jika saja lebih cepat 0,263 detik dari pembalap tim Suzuki Ecstar Alex Rins menjelang finis.

Baca juga: Rins Tegaskan tidak Mudah Raih Kemenangan di Aragon

"Sangat bangga dengan apa yang tim beri kepadaku hari ini karena kami memiliki motor yang nyaris sempurna, yang mana kami bisa selalu memperbaiki sesuatu," kata Alex Marquez seperti dilansir laman resmi MotoGP.

"Mereka mengatakan kepadaku, "Percaya dengan dirimu sendiri, lakukan apa yang kamu lakukan di latihan."," imbuhnya.

Paruh kedua balapan, Marquez mulai menyerang tiga pembalap terdepan dan mampu mengamankan posisi podium sementara di tempat ketiga setelah ia dan Mir menyalip Vinales untuk membawa dua Suzuki dan satu Honda di grup terdepan.

Berbekal kombinasi ban medium dan soft, Marquez lebih berani menekan ketimbang duet Suzuki yang memakai kombinasi soft-soft, hingga mampu menyodok ke posisi kedua setelah menyalip Mir dengan lima lap tersisa.

Perburuan gelar juara Grand Prix sang rookie berlanjut dan mulai mendekat 0,3 detik dari Rins yang mencoba bertahan di depan.    

Rins mendapat sedikit ruang bernafas setelah runner-up Grand Prix Prancis itu melakukan kesalahan dan melebar di Tikungan 1, hingga sang
pembalap Suzuki itu finis pertama dengan jarak 0,263 detik

"Aku merasa baik dengan motor sejak awal, menyalip satu per satu pembalap. Aku sangat senang tapi seperti melewatkan sesuatu untuk meraih kemenangan," kata juara dunia Moto2 2019 itu.

"Aku melakukan kesalahan dengan dua lap tersisa di tikungan pertama saat aku sedikit melebar, dan dengan itu aku hampir kontak dengan Rins.
Aku mencoba lagi di lap terakhir namun terlalu jauh untuk poin yang berisiko."

"Aku mencoba 100% sejak awal hingga akhir. Aku menginginkan kemenangan itu. Aku akan mencoba. Aku sudah mengantongi podium maka aku akan mencoba sebaik mungkin, tapi kami melewatkan itu, namun kami harus bangga," lanjutnya.  

Sang ayah pembalap berusia 24 tahun itu bersuka ria setelah turut menyaksikan langsung penampilan sang putra di garasi tim Repsol Honda. Sementara sang kakak, Marc Marquez, yang masih memulihkan diri dari cedera, menyelamati capaian Alex dengan mencicit, "Halo semua! Aku saudara dari @alexmarquez73."    

"Aku juga bangga menjadi adiknya, (kami) dengan sepuluh gelar juara dunia," kata Marquez menanggapi cicitan sang kakak.

"Aku mencoba lebih baik dari hari ke hari, menjadi orang yang lebih baik, pembalap yang lebih baik dan menjadi profesional di luar maupun di
dalam trek dan melakukan yang terbaik," lanjutnya.

Marquez memiliki bekal untuk berburu podium lagi di Grand Prix Teruel, Aragon pekan depan ketika sirkuit itu menjadi tuan rumah dua balapan
beruntun.

"Yamaha akan belajar dari pengalaman hari ini dan tentunya mereka akan lebih cepat pekan depan. Aku rasa kami juga bisa memperbaiki sejumlah hal yang mungkin bisa membuatku lebih cepat dengan gaya  membalapku di sejumlah titik di trek," kata Marquez.

"Jadi, aku akan sangat fokus di pekan depan. Sejak momen pertama ini kami tahu bannya, kami tahu semuanya, hanya mengatur sedikit banyak setup dan mencoba lebih cepat dengan gaya membalap di poin-poin di mana kami sedikit kalah," pungkasnya. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT