19 October 2020, 09:00 WIB

Di Inggris, Influencer tidak Bisa Sembarangan Terima Iklan


Putri Rosmalia | Weekend

PEMERINTAH Inggris akan menurunkan unggahan para influencer yang tak mencantumkan keterangan kerja sama iklan atau 'inpartnership' dalam setiap unggahannya. Hal itu dilakukan untuk mengontrol jalannya bisnis periklanan melalui influencer di Instagram yang makin masif

Pemerintah Inggris telah menjalin kerja sama dengan pihak Instagram untuk memastikan regulasi itu berjalan. Influencer yang tak mencantumkan sumber dana atau pengiklan dalam unggahannya akan kena sanksi dan dianggap melakukan bisnis ilegal.

Dilansir dari abcnews.com, Sabtu, (17/10), pihak pemerintah Inggris melakukan itu untuk melindungi konsumen. Iklan gelap dianggap melanggar hak-hak konsumen.

"Tidak akan ada lagi alasan untuk tidak mengikuti aturan itu karena secara resmi sudah disahkan," ujar Competition and Markets Authority (CMA) Inggris, Andrea Coscelli.

Coscelli mengatakan selama ini, sebelum ada aturan mengenai iklan di Instagram, pemerintah Inggris kesulitan mengontrol konten iklan yang disajikan oleh para influencer. Akibatnya banyak iklan produk atau layanan yang tak bertanggung jawab atau menyesatkan masyarakat. (M-4)

BERITA TERKAIT