19 October 2020, 02:10 WIB

Tanah Longsor Timbun Tentara Vietnam di Barak


MI | Internasional

JUMLAH tentara Vietnam yang tewas akibat tanah longsor di Provinsi Quang Tri, Minggu (18/10), bertambah menjadi 11 orang hingga sore.

Longsor yang terjadi pada dini hari menimbun barak militer yang saat itu dihuni 22 tentara. Sebanyak 11 orang lainnya masih hilang. Tanah longsor menimpa barak dari unit Kawasan Militer Ke-4 Vietnam, demikian pernyataan di situs pemerintah, beberapa hari setelah bencana tanah longsor lainnya menewaskan 13 orang yang kebanyakan tentara di provinsi tetangga, Thua Thien Hue.

“Kami mengalami insomnia,” kata Wakil Menteri Pertahanan Vietnam Phan Van Giang kepada awak media, Minggu.

Hujan lebat sejak awal Oktober mengakibatkan banjir dan tanah longsor yang telah menewaskan sedikitnya 64 orang di Vietnam tengah. Curah hujan yang lebih tinggi diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Sejak pukul 02.00 terjadi empat sampai lima kali tanah longsor, meledak seperti bom dan rasanya seluruh gunung akan runtuh,” kata pejabat pemerintah setempat, Ha Ngoc Duong, kepada VnExpress, seperti dilaporkan kembali AFP.

Vietnam rentan terhadap bencana alam dan setiap tahun diterjang belasan kali badai yang memicu banjir dan tanah longsor. Lebih dari 130 orang tewas atau hilang dalam bencana alam di seluruh Vietnam sepanjang 2019.

Media pemerintah pada Minggu melaporkan bahwa permukaan air sungai di Provinsi Quang Tri naik ke level tertinggi dalam lebih dari 20 tahun. Di Provinsi Thua Thien Hue, tim penyelamat masih berjuang dengan menerjang hujan saat mencari sedikitnya 15 pekerja bangunan yang hilang dan dikhawatirkan tewas pascabencana tanah longsor awal pekan di daerah pegunungan.

Menurut badan prakiraan cuaca pada Minggu, curah hujan sampai 600 milimeter masih akan mengguyur sejumlah bagian Vietnam tengah hingga Rabu (21/10). (Van/theStraitsTimes/AFP/I-1)

BERITA TERKAIT