18 October 2020, 10:03 WIB

Produk Meubel Warga Binaan Diminati Pasar


Kristiadi | Nusantara

HASIL kerajinan yang diproduksi oleh warga binaan di Lapas Kelas II B Tasikmalaya, berupa meja dan kursi terbuat dari bahan rotan sintetis laris dipesan masyarakat. 

"Warga binaan yang memiliki ketrampilan akan disalurkan bakat ketrampulan itu ke produksi manufaktur rotan sintetis. Saat ini baru berjalan satu bulan, sudah banyak hotel dan kantor maupun perorangan memesan hasil kerajinan warga binaan Lapas Kelas II B ini. Contohnya Bank BRI telah memesan produk dari warga binaan," kata Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Arief Setiyo Budiarto, Minggu (18/10).

Arief mengatakan para warga binaan menyelesaikan satu kursi, jok  dan satu meja selama tiga pekan. Sebanyak 8 warga binaan yang mengerjakannya.

"Harganya bervariasi mulai Rp1,8 juta, Rp3,5 sampai Rp4 juta per set kursi. Dalam satu bulan sudah dua pesanana diselesaikan. Penjualan dilakukan secara online. Saat ini sudah banyak pesanan yang masuk baik dari hotel, perkantoran maupun perorangan. Para pemesan dari Ciamis, Bandung dan Tasikmalaya," ujarnya.

baca juga: Harga Gabah di Temanggung Naik

Bahan baku rotan sintetis didatangkan dari Cirebon. Nantinya warga binaan tidak hanya mengerjakan meja dan kursi. Dalan waktu dekat para warga binaan akan merampungkan ribuan sandal hotel. Arief berharap setelah warga binaan keluar dari lapas, mereka bisa mengembangkan ketrampilan untuk membuka lapangan pekerjaan baru di daerahnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT