18 October 2020, 08:52 WIB

Eksodus Warga ke Tanah Bumbu Jelang Pilkada Jadi Sorotan


Deni Susanto | Nusantara

KASUS eksodus atau pindah domisili warga dari daerah tetangga Kabupaten Kotabaru ke Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan. Ada dugaan gelombang kepindahan ratusan warga ini terkait mobilisasi massa pemilih jelang Pilkada. Dalam dua bulan terakhir ada ratusan warga yang pindah tempat tinggal ke Tanah Bumbu. Relawan Sahabat Muda SHM sudah mewanti-wanti adanya migrasi besar-besaran dari warga luar ke Kabupaten Tanah Bumbu.

Syaprudin Laupe, Koordinator Relawan Sahabat Muda SHM, Minggu (18/10), mengatakan penambahan pemilih dari domisili luar daerah yang pindah atau datang ke Tanah Bumbu rentan terjadi menjelang Pilkada. Pihaknya berharap Bawaslu, KPU, dan Disdukpencapil Kabupaten Tanah Bumbu lebih selektif dalam menyikapi hal tersebut guna menghindari potensi kecurangan pada Pilkada.

Plt Kepala Dinas Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Kotabaru, Said Rijani, membenarkan adanya ratusan warga Kotabaru yang pindah domisili ke Tanah Bumbu. 

"Tercatat ada sekitar 205 orang warga Kotabaru yang pindah ke Tanah Bumbu," ujar Said Rijani.

baca juga: Gugatan Dikabulkan, Agusrin jadi Peserta Pilgub Bengkulu

Namun Said Rijani mengatakan warga yang pindah sudah memenuhi persyaratan administrasi yang lengkap. Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  Kabupaten Tanah Bumbu, Eka Saprudin, menyebut dalam satu hari, rata-rata ada 15 sampai 20 warga luar daerah yang pindah ke Tanah Bumbu, tetapi yang pindah ke daerah lain juga banyak. (OL-3)

BERITA TERKAIT