18 October 2020, 08:48 WIB

Makam Istri Sultan Iskandar Muda Tidak Terawat


Amiruddin Abdullah Reubee | Nusantara

SEORANG anak perempuan dan anak laki-laki sedang menadah tangan saat berdoa di makam Putroe Sani, istri Raja Aceh Sultan Iskandar Muda, kawasan Desa Reuntoeh, Kemukiman Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Sabtu (17/10). Putroe Sani adalah anak perempuan Teungku Chik Di Reubee (Daeng Mansur) penyebar Islam akhir abad ke 15 hingga awal abad 16 di Nusantara yang menjadi istri raja Aceh yang sangat terkenal Sultan Iskandar Muda.

Sayangnya makam yang berada di tanah kosong ditumbuhi hutan semak di bekas pekarangan rumahnya seluas sekitar 2 hektare itu, sekarang kurang terurus. Tidak ada yang menjaga apalagi mengurus makam tersebut. Putroe Sani adalah permaisuri raja Aceh ke 13. 

Berdasarkan cerita warga di Reubee, dahulu Iskandar Muda berguru, belajar agama dan tinggal mondok di dayah pengajian Teungku Chik Di Reubee, kawasan Desa Raya, Kemukiman Reubee sekitar 2 km ke arah selatan makam Putroe Sani. Karena taat dalam belajar agama dan kecerdasannya, Iskandar Muda diterima menjadi menantu Teungku Chik Di Reubee. Ia menikahi Putroe Sani dan menjadi permaisuri pertama setelah Iskandar Muda dinobatkan sebagai Raja Aceh Darussalam pada 1607 Masehi.

baca juga: Mukomuko Diguncang Gempa tidak Berpotensi Tsunami

Konon, Putroe Sani lebih suka tinggal di kampung halamannya Reubee, kawasan Desa Reuntoeh, Kecamatan Delima yang dekat dengan kediaman ayahnya daripada tinggal di istana Kerajaan Aceh Darussalam di Banda Aceh. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT