18 October 2020, 04:25 WIB

Sulit Tentukan Kompetisi yang Ideal untuk Liga 1


Dro/R-3 | Sepak Bola

MESKI jadwal dimulainya kembali Liga 1 2020 kembali dimundurkan, semua klub tetap mengharapkan kompetisi benar-benar bisa bergulir lagi. Namun, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menilai di tengah keterbatasan waktu saat ini tidak ada lagi bentuk kompetisi yang ideal.

“Kalau bentuk yang paling bagus sekarang enggak ada yang bagus karena sudah jelek semua. Dibuat satu grup pun enggak bagus apalagi kalau dibuat home tournament, itu pun enggak bagus. Namun, kita berharap liga tetap berjalan yang penting pemain dan staf kepelatihan tetap memiliki pendapatan,” terang Yoyok dalam sebuah diskusi, kemarin.

Dalam menyikapi kondisi saat ini, Manager Kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB), Asep Saputra, menyatakan pihaknya akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan kewajiban mereka untuk kompetisi. Namun, terkait bentuk kompetisi, pihaknya menekankan akan mengedepankan kesepakatan bersama dan diprediksi baru diketahui hasilnya pada Maret 2021.

“Dari beberapa kali pertemuan, kita memang menyiapkan beberapa kajian, salah satunya pun soal penghentian atau dengan perubahan format dan lainnya. Ada beberapa yang tidak setuju, tetapi intinya kita ingin kesepakatan bersama,” tutur Asep.

Menurutnya, LIB terus melakukan berbagai persiapan untuk kelanjutan kompetisi, baik itu terkait protokol kesehatan maupun aspek lainnya.

Asep pun menyebutkan dari pihaknya ada tiga rumusan kebutuhan dan langkah cepat yang harus diambil untuk kelanjutan kompetisi. Pertama, restrukturisasi jadwal. Kedua, koordinasi dengan partner LIB. Ketiga, koordinasi dengan kepolisian.

Dalam kesempatan yang sama, pelatih Madura United Rahmad Darmawan me­nyarankan, bila memang kompetisi merembet hingga ke Januari, sebaiknya musim ini dihentikan dan langsung mulai musim yang baru. (Dro/R-3)

BERITA TERKAIT