18 October 2020, 02:40 WIB

Berpadunya Kelezatan Barat dan Timur


MI | Weekend

UDANG merupakan salah satu jenis bahan masakan laut yang populer. Kreasi masakan dengan udang seolah tidak pernah habis.

Hal itu pula yang hadir di Bigland Sentul Hotel & Convention yang kini menyajikan menu andalan shrimp fl ood atau sup bakso udang. Executive Chef Bigland Sentul Hotel & Convention, Yogi Lesmana, kepada Media Indonesia, Rabu (14/10), menjelaskan jika hidangan tersebut merupakan hidangan fusion antara masakan Timur dan Barat.

“Tapi ini juga bukan menu tradisional yang benar-benar autentik begitu, ya. Ini lebih kepada fusion antara Eastern dan Western yang bertemu dalam satu mangkuk seperti itu,” jelas chef Yogi.

Tak semata-mata menyertakan udang, dalam menu yang satu ini chef Yogi juga menyertakan jamur tiram, sawi sendok (pakcoy). Udangnya diolah menjadi bentuk bola atau bakso.

“Kurang lebih 90 detik saja karena sayuran kan gampang matang. Nah, untuk yang satu ini, setelah semuanya matang, baru kita tambahkan minyak wijen dan kecap ikan. Selain itu, ada juga garam, merica, dan sedikit lada,” jelas chef Yogi soal proses masak hidangan itu. 

Ia menambahkan jika hidangan itu lebih tepat jika disantap setelah hidangan pembuka (appetizer) dan sebelum hidangan utama (main course). Sup bakso udang bukanlah satu-satunya hidangan andalan Bigland Sentul Hotel & Convention, melainkan ada pula shrimp ball. Sesuai namanya, masakan ini ialah bola udang goreng yang dibuat dengan balutan tepung panir.

Tidak hanya itu, bola udang masih diselimuti lagi dengan keju dan kemudian proses panir diulang lagi sehingga membentuk beberapa lapisan. Bola udang yang digoreng hingga berwarna cokelat keemasan ini selanjutnya disajikan bersama saus yang terbuat dari sambal bangkok, mayones, dan sedikit kecap ikan.

Menu yang disajikan chef Yogi kemudian terasa semakin lengkap ketika disandingkan dengan minuman yang diracik Restaurant & Banquet Manager Bigland Sentul Hotel & Convention, Irfan Febryandi. 

Salah satu yang tidak boleh dilewatkan ialah fresh aromatic, yakni mocktail yang terbuat dari jahe, kayu manis, dan lemon, yang dicampur dengan soda. 

“Kenapa dipilih nama fresh aro matic karena waktu itu saya ingin mencoba hal baru saja. Kalau healty drink kan sudah banyak. Minuman bersoda juga sudah banyak. Nah, bagaimana kalau keduanya digabungkan menjadi satu, lalu enak juga dibawa sambil nongkrong dan ngobrol dengan tampilan menarik. Akhirnya jadilah minuman ini dan ternyata setelah keluar banyak komentar positif juga dari pelanggan,” tutur Irfan.

Selain fresh aromatic, kali ini Irfan juga membuat affogato blended. Menurut Irfan, cita rasa kopi espreso, biasanya akan luntur ketika es mencair. Maka, untuk menjaga cita rasa tetap utuh, ia mengikatnya dengan susu segar. Akan tetapi, dalam minuman ini ia juga menggunakan gula merah. 

Es kotak yang dicampur dalam minuman pun sudah diolah lagi dengan campuran krim vanila sehingga menjadi es krim vanila. Sajian itu makin cantik dengan garnish berupa stik cokelat. (Gas/M-1)

 

BERITA TERKAIT