18 October 2020, 00:35 WIB

The Name Is Bond: James Bond


Guntur Soekarno Pemerhati sosialĀ  | Weekend

KALAU bukan karena virus SARS-CoV-2, James Bond pastilah beraksi kembali di layar perak pada tahun ini. 

Sayangnya, bahkan seorang agen rahasia tak terkalahkan macam James Bond sekalipun tak kuasa menentang pandemi terbesar di abad modern ini. Alhasil, No Time To Die, film ke-25 James Bond, diundur perilisannya ke April 2021.

Figur James Bond lahir berdasarkan ciptaan Ian Fleming, seorang mantan intelijen angkatan laut Inggris di era Perang Dunia II. Ia bertemu dengan spion-spion intelijen dan agen rahasia antara lain Conrad O Brien yang piawai bermain sky air, Patrick Dalzel, agen dari Commando No 30; serta Wilfred Albert ‘Bitty’ Dunderdale agen spionase dari MI6 di Paris yang wajahnya ganteng, berpakaian rapi, dan selalu naik Rolls Royce.

Dari pertemuan dan pembicaraan dengan mereka, terciptalah figur super agen intelijen yang dinamai: James Bond. Adapun ciri-ciri Bond ialah wajah ganteng, penampilan macho, perayu ulung wanita, gemar makanan dan minuman nikmat, sadis/kejam, tetapi kadang lucu/humoris.

Novel pertama Fleming berjudul Dr. No ia tulis di vilanya sebelah utara pantai Jamaica bernama Oracabessa. Novelnya lalu laku keras antara lain karena Presiden Kennedy pernah mengutarakan bahwa ia terkesan pada novel Dr. No ciptaan Ian Fleming.

Pada 8 Mei 1963, film Dr. No diedarkan dan menjadi box office. Adapun pemeran James Bond dipercayakan pada Sean Connery, aktor keturunan Skotlandia, mantan angkatan laut Inggris dan  kontestan Mr Universe. Ternyata figur Sean Connery benar-benar dapat mempresentasikan tokoh Bond dengan segala macam ciri-cirinya.


Senjata-senjata Bond

Sebagai agen rahasia dengan kode O ganda (OO) berarti Bond mempunyai izin resmi untuk membunuh. Pada mulanya, ia  menggunakan pistol laras pendek Beretta, kemudian diganti dengan jenis lain yang lebih mutakhir, yaitu Walther PPK. 

Amunisinya dilengkapi juga dengan roket portable yang membuat ia dapat terbang ke arah yang dikehendaki, juga sebuah helikopter serbu berukuran mini yang dapat menembakkan roket. Sudah barang tentu tidak ketinggalan mobil-mobil mewah yang  dilengkapi dengan peralatan canggih berbagai jenis. 

Mulai Aston Martin, Mercedes Benz, maupun BMW yang dapat dikendalikan dari jarak jauh menggunakan remote control. Pendek kata, Bond selalu dilengkapi dengan senjata-senjata canggih sesuai yang dibutuhkan dalam tugasnya.

Para agen yang mempunyai kode O ganda berada di bawah kendali dinas intelijen angkatan laut kerajaan Ingrris. Pimpinannya diberi nama sandi M dan sekretarisnya bernama Money Penny, sedangkan ahli tehnik yang mempersiapkan alat/senjata canggih berkode Q.

Dalam perkembangannya, agenagen O ganda berpindah di bawah kendali Dinas Rahasia Inggris MI6. Adapun M dijabat seorang wanita, tidak seperti sebelumnya dijabat seorang pria. Mengapa demikian? Tentunya yang paling tahu adalah para produser film dan sutradara film Bond.

Barangkali untuk memenuhi selera publik, perubahan ini terjadi di era Ian Fleming sudah meninggal. Produser yang paling sering menangani fi lm-fi lm Bond adalah dari keluarga Broccoli. Dari seluruh film Bond salah satunya yang menghasilkan keuntungan terbesar, miliaran dolar, adalah Thunderball yang dibintangi Sean Connery. 

Hasil penjualan film Thunderball sampai dengan 2012 adalah US$1.028.640.000, tertinggi bila dibandingkan dengan hasil film-film Bond lain yang dibintangi oleh Roger Moore, Pierce Brosnan, atau Daniel Craig.

Sementara itu, pada mulanya pemeran M dipercayakan pada aktor Bernard Lee (1962 -1979) kemudian John Huston (1967), David
Niven (1967), Edward Fox (1983) dan Robert Brown (1983 -1989). Di era agen O ganda di bawah MI6, M menjadi seorang wanita dan diperankan Judi Dench (1995-2012).


Musuh agen-agen O ganda

Di dalam novel ciptaan Ian fleming, musuh bebuyutan dari agenagen O ganda ialah Ernst Stavro Blofeld, gembong dari organisasi SMERSH. 

Di 1962, organisasi tersebut benar-benar ada sebagai sindikat intelejen dari Uni Soviet. Dalam bahasa Rusia, SMERSH berarti ‘kematian dari spion’. Pada 1985, di era Mikhail Gorbachev dan setelah tembok Berlin diruntuhkan secara simbolis, Kamerad Bond justru dianugerahi bintang Lenin.

Bond juga mempunyai lawan tangguh dari organisasi internasional yang bernama SPECTRE, kependekan dari Special Executor for Counter-Intelligence, Terrorism, Revenge and Extortion. Salah satu agen andalan dari SPECTRE ialah seorang wanita bernama Rosa Klebb. 

Senjata ampuh Klebb ialah ujung sepatunya yang dapat mengeluarkan pisau beracun. Dalam film From Rusia with Love, Bond harus bertempur mati-matian melawan Rosa Klebb tadi. Dalam pertarungan melawan SPECTRE, beberapa agen O ganda tewas, termasuk agen OO8. 

Demikian hebatnya agen-agen SPECTRE, Bond harus bekerja sama dengan seorang agen andalan CIA Amerika Serikat, Felix Leiter. Jadi, di dalam dunia nyata (bukan novel atau film), kerja sama antara CIA dan MI6 memang sudah terjadi sejak lama, terutama di era perang dingin tahun ‘60-an.


Gadis-gadis dan minuman

Dengan sekian banyak film James Bond yang dibuat, jumlah gadisgadis yang sempat menjadi pacar Bond bila dijumlah, berkisar 30 orang. 

Satu di antaranya menjadi istri Bond. Namun, ia tewas di tangan Blofeld. Hal inilah yang membuat Bond sangat dendam pada Blofeld dan bersumpah akan membunuhnya. Dalam film, istri Bond yang bernama Tracy dibintangi oleh Diana Riggs. 

Beberapa ‘gadis Bond’ lain yang terkenal adalah Ursula Andress, Daniela Bianchi, Donimetha Petuchi, Akiko Wakabayashi, Jill st John, Jane Seymour. Lebih ke depan, tercatat nama nama Barbara Bach, Lois Chiles, Carole Bouquet, Maryam d’Abo, Izabella Scorupco, Denise Richards, dan Michelle Yeoh.

Di era James Bond modern yang dibintangi Daniel Craig tercatat nama nama antara lain Eva Green, Gemma Arterton, Berenice Marlohe, serta Lea Seydoux. Dalam film terbaru Bond, No Time to Die, Craig didamping lagi oleh Lea Seydoux.

Mengenai minum-minuman yang digemari oleh Bond ialah Dom Perignon’53 dengan temperature di atas 380 Fahrenheit. Bond juga gemar minum Vodka campur Martini yang dikocok, tidak diaduk. 

Ada hal menarik dari figur James Bond di dalam dunia nyata, yaitu waktu pesta pembukaan Olimpiade di London, James “Daniel Craig” Bond mengawal Sri Ratu Elizabeth II dari Istana Buckingham ke Stadion Olimpiade, jadi benar-benar Sri Ratu di kawal seorang agen MI6 OO7 sampai tiba di stadion.

Setibanya di stadion, terjadi estafet pengawalan, yaitu James Bond digantikan Johnny English menuju tempat duduk tribun kehormatan. Johnny English ialah karakter agen rahasia yang diperankan Rowan Atkinson, terkenal dengan aktingnya sebagai Mr Bean.

Sejak Ian Fleming memperkenalkan super spy-nya melalui novelnya Dr. No kemudian difi lmkan sebanyak + 25 judul film, ternyata James Bond dikagumi secara fanatik oleh publik sehingga mereka dijangkiti oleh penyakit pandemi Bonditis! (M-2) 

BERITA TERKAIT