17 October 2020, 20:36 WIB

Masyarakat Bali Diajak Hilangkan Stigma Negatif Penderita Covid-19


Widhoroso | Nusantara

KETUA Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster mengajak masyarakat setempat untuk menghilangkan stigma terkena aib bagi mereka yang terpapar Covid-19.

"Poin terpenting untuk menjaga imun kita adalah menghilangkan stigma bahwa penderita Covid-19 adalah aib. Ini yang harus kita ubah di masyarakat. Kita terkena penyakit mirip flu yang gampang sekali menular dan kita butuh istirahat tenang agar penyakit ini juga cepat hilang," kata istri Gubernur Bali itu, di Denpasar, Sabtu (17/10).

Putri Koster yang juga Ketua Dekranasda Provinsi Bali tersebut mengajak masyarakat untuk selalu berpikir positif menghadapi pandemi Covid-19. Virus yang dikenal menyerang imun tubuh ini, menurutnya, memang rentan menjadi bahaya jika penderitanya sudah panik sehingga semua penyakit bawaannya kambuh dan imun tubuh menurun.

Putri Koster pun mengaku selama hampir dua minggu terkena virus tersebut, memutuskan untuk menjalani karantina di BPK Pering, Kabupaten Gianyar. Saat itu, dirinya selalu berpikir positif dan mengajak masyarakat sesama penderita Covid-19 untuk fokus melakukan hal positif agar imun tubuh tetap terjaga.

"Selama masa karantina, saya sering mengajak masyarakat untuk berjemur, senam, ataupun meditasi. Agar terhindar dari stres karena terkena Covid-19," ujarnya, seraya mengatakan bahwa dirinya juga tidak segan mengetuk tiap kamar pasien untuk saling berbagi, misalnya minimal berbagi makanan.

Putri Koster menambahkan, bisa dikatakan sebuah anugerah jika kita terkena Covid-19 dan mampu sembuh dengan antibodi kita sendiri. "Setidaknya kita ada pilihan. Kita sudah mempunyai antibodi alami sekarang, sehingga bisa dengan mudah melawan penyakit tersebut kelak,"
ucapnya. (Ant/R-1)

BERITA TERKAIT