17 October 2020, 20:25 WIB

Kompetisi Lanjutan Liga 1 tidak akan Lagi Ideal


Dero Iqbal Mahendra | Sepak Bola

MESKI Liga 1 kembali dimundurkan, klub-klub peserta tetap mengharapkan kembali bergulirnya kompetisi. Namun CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menilai ditengah keterbatasan waktu saat ini tidak ada lagi bentuk kompetisi yang ideal.

"Kalau bentuk yang paling bagus sekarang tidak ada yang bagus karena sudah jelek semua. Dibuat satu grup pun tidak bagus apalagi kalau dibuat home turnamen itu pun gak bagus. Tetapi kita berharap liga tetap berjalan yang penting pemain dan staf kepelatihan tetap memiliki pendapatan," terang Yoyok, Sabtu (17/10).

Ia menyatakan saat ini klubnya dan klub klub lainnya di Liga 1 sudah dalam kondisi remuk redam dan hancur dengan penundaan kompetisi. Namun pihak klub lebih memilih untuk melanjutkan liga demi para staf, pemain dan para pelatih.

Menurutnya saat pengumuman pertama akan berlanjutnya liga para pemain memiliki senyum cerah karena semua ingin kompetisi kembali berjalan. Klub ingin agar dapur para pemain dan staf tetap ngebul.

Ia menyatakan dalam rapat terakhir sempat dibahas berbagai opsi bentuk kompetisi ditengah pandemi. Mulai dari usulan konsep dua wilayah, home turnamen dalam satu tempat dan opsi opsi lainnya. Meski memang dimoment saat ini semua opsi tersebut tidak lagi dikatakan ideal.

Menyikapi kondisi saat ini Manager Kompetisi PT Liga Indonesia Baru, Asep Saputra menyatakan pihakmya akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan kewajiban mereka. Namun terkait bentuk kompetisi pihaknya menekankan akan mengedepankan kesepakatan bersama terkait bentuk kompetisi kedepannya yang diprediksi baru akan selesai pada Maret 2021 mendatang.

"Dari beberapa kali meeting ini kita memang menyiapkan beberapa kajian, salah satunya pun soal penghentian atau dengan perubahan format dan lainnya. Ada beberapa yang tidak setuju tetapi intinya kita ingin kesepakatan bersama," tutur Asep. (R-1)

 

BERITA TERKAIT