17 October 2020, 17:48 WIB

Moeldoko Nyatakan Tidak Mau Ikut Kontestasi Ketua PBSI


Dero Iqbal Mahendra | Olahraga

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko akhirya memberikan jawaban akan dukungan luas kepada dirinya sebagai calon ketua PBSI. Mantan panglima TNI tersebut memohon maaf tidak dapat mencalonkan diri dalam Musyawarah Nasional (Munas) PBSI pada 6-7 November mendatang.

Moeldoko menyatakan dirinya tidak akan mencalonkan diri lantaran saat ini dirinya sudah sangat sibuk dengan berbagai tugasnya saat ini.

"Tugas saya semakin banyak jadi sementara saya belum maju dulu (untuk caketum PBSI)," ujar Moeldoko melalui pesan singkat kepada Media Indonesia, Sabtu (17/10).

Ia bahkan menegaskan dirinya tidak akan mengikuti bursa pencalonan kali ini karena kesibukannya saat dikonfirmasi ulang terkait pernyataannya tersebut.

Moeldoko sendiri diperkirakan akan berada diatas angin dengan banyaknya dukungan yang mengalir kepada dirinya sebagai calon ketua umum PBSI menggantikan Wiranto.

Sejumlah legenda bulutangkis Indonesia pun sepakat untuk mengusung sang mantan Panglima TNI pada September lalu. Misalnya seperti Rudi Hartono, Hariyanto Arbi, Liem Swie King, Christian Hadinata, Ivana Lie, Imelda Wigoena, Liliyana Natsir hingga Tontowi Ahmad.

Sejumlah kepegurusan PBSI daerah pun tidak sedikit yang menyatakan dukungan kepada Moeldoko.

Meski dengan berbagai dukungan tersebut, Moeldoko akhirnya memutusakan untuk tidak maju dalam bursa pencalonan ketua PBSI. Ia pun mengucapkan rasa terimakasihnya atas dukungan yang luas tersebut dan permohonan maaf tidak dapat memenuhi harapan para pendukungnya.

"Saya memohon maaf belum bisa memenuhi keinginan rekan rekan Legend Bulutangkis Indonesia. Semoga Bulutangkis Indonesia semakin jaya kedepan," pungkas Moeldoko.

Sebagaimana diketahui kepengurusan PP PBSI periode 2016-2020 berada di bawah kepemimpinan Wiranto sebagai ketua umumnya yang akan berakhir pada Oktober 2020.

Rencananya Munas PP PBSI yang salah satu agendanya memilih Ketua Umum periode 2020-2024 akan dilangsungkan di Serpong, Banten pada 5-6 November mendatang. (OL-4)

BERITA TERKAIT