17 October 2020, 11:41 WIB

Brebes Bakal Punya Pabrik Garam Industri


Supardji Rasban | Nusantara

TAK lama lagi, Kabupaten Brebes bakal memiliki pabrik garam industri. Hal itu diketahui dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes dengan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPTJ) di Pendopo Bupati Brebes, Jumat (16/10) sore.

Dengan adanya pabrik garam industri, diharapkan bisa mempercepat pembangunan ekonomi dan pemanfaatan sumber daya alam berupa garam yang melimpah di Kabupaten Brebes.

Bupati Brebes Idza Priyanti melalui Asisten 2 Sekda Brebes Tetty Yuliana menyambut baik penandatanganan kerja sama tersebut. Sesuai dengan amanat Perpres Nomor 79 tahun 2019, pembangunan pabrik garam melibatkan mitra Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Tengah yaitu PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT).

Kerja sama dengan PT SPJT juga dapat diperluas pada pengembangan potensi daerah yang lain seperti sektor infrastruktur, ketahanan pangan, properti, pariwisata, energi serta sektor lain yang memungkinkan untuk dikembangkan di Kabupaten Brebes.

"Brebes memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, baik di sektor pertanian, perikanan dan lainnya," ujar Idza.

Baca juga: Industri Diizinkan Impor Garam Langsung

Idza menjelaskan, dengan garis pantai sepanjang 67 km, Kabupaten Brebes memiliki potensi lahan tambak garam seluas 1.176 hektare (Ha). Saat ini, jumlah petani tambak garam 658 orang tersebar di lima kecamatan yakni Brebes, Wanasari, Bulakamba, Tanjung dan Losari.

"Mereka juga telah mendirikan 5 koperasi garam di masing masing kecamatan," ucapnya.

Bupati menjelaskan, jumlah produksi garam di Kabupaten Brebes pada 2019 sebanyak 49.574,45 ton dengan produktifitas 81,8 ton per Ha. Sedangkan untuk produksi tahun 2020 sampai 9 Oktober 2020 sebanyak 1.187,416 ton.

Garam yang dihasilkan di Kabupaten Brebes memiliki kandungan NaCl sebesar 95-98%. Untuk penyerapan hasil produksi garam telah memenuhi kebutuhan pasar sebesar 70% yang digunakan untuk bahan baku industri
dan 3% untuk konsumsi dan pengeringan ikan asin.

Brebes memiliki dua unit gudang garam berskala nasional yang berada di Desa Bulakamba, Kecamatan Bulakamba dan Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung. Termasuk dua unit pengolahan garam yakni di desa Karang Dempel Losari dengan kapasitas 30 ton/hari dan di Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari dengan kapasitas 8 ton/hari.

"Sekarang sedang dibangun mini washing plant (mesin pencuci dan pemurnian garam) di desa Pesantunan Kecamatan Wanasari yang merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, dengan kapasitas 20 ton basah/hari atau 8 ton kering/hari," papanya.

Ia berharap dengan masuknya agenda pembangunan pabrik garam pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2019, permasalahan harga garam bisa diupayakan maksimal," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT