17 October 2020, 05:15 WIB

50 Tahun Bankaltimtara Menuju Investasi Digital


(RO/N-3) | Nusantara

HARI bahagia itu jatuh di tengah cobaan berat yang datang untuk bangsa Indonesia, pandemi covid-19. Rabu (14/10) lalu, Bankaltimtara memasuki usia ke 55 tahun.

"Tepat di hari ulang tahun ke-55 ini dan di tengah wabah, kami, para direksi dan karyawan, sepakat menyatukan semangat dan energi optimistis untuk Indonesia. Bangsa ini tengah membutuhkan banyak dukungan dari semua pihak," ungkap Direktur Utama Bankaltimtara Muhammad Yamin.

Oleh karena itu, lanjut dia, perayaan ulang tahun ini akan dijadikan momentum untuk mengembangkan energi baru di era pandemi covid-19.

Dalam sambutan yang dibacakan Pemimpin Sekretariat Perusahaan Bankaltimtara Baharuddin Rivai, Yamin menegaskan bank yang dipimpinnya sudah 55 tahun hadir melayani masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. "Usia yang tidak muda bagi sebuah lembaga perbankan."

Dengan banyak inovasi dan pengembangan, Bankaltimtara telah berhasil merealisasikan layanan jasa perbankan bagi masyarakat. "Tentu saja, kita tidak akan berhenti untuk terus memberi kontribusi nyata dan berkarya untuk membangun negeri."

Berdiri sejak 14 Oktober 1965, lembaga perbankan ini dimiliki oleh seluruh pemerintah daerah di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Bankaltimtara juga mengemban tugas dan peran penting dalam industri perbankan, di luar fungsi bank umum, yakni sebagai agen pembangunan daerah.

"Selain harus berkinerja baik, Bankaltimtara juga dituntut untuk menjadi alat kelengkapan otonomi daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan pembangunan dan perekonomian," tambah Yamin.

Hal utama yang perlu dipersiapakan saat ini ialah investasi digital. "Transaksi digital semakin digandrungi oleh masyarakat Indonesia, yang ditandai dengan maraknya peralihan transaksi pembayaran dari konvensional tunai ke alat pembayaran nontunai," tandasnya. (RO/N-3)

BERITA TERKAIT