17 October 2020, 04:10 WIB

Raja Malaysia Nasihati para Politikus


MI | Internasional

RAJA Malaysia Sultan Abdullah kemarin berpesan kepada para politikus di negaranya untuk memikirkan baik-baik tindakan mereka agar negara tidak terseret ke dalam ketidak pastian politik.

“Sultan Abdullah juga menyampaikan kembali nasihatnya kepada anggota parlemen dalam acara pembukaan masa jabatan ketiga Parlemen Malaysia ke-14 pada Mei lalu, untuk menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik dan memahami keluhan rakyat dan tidak mengabaikan ke sejahteraan rakyat,” kata Pengawas Rumah Tangga Kerajaan untuk Istana Negara Ahmad Fadil Shamsuddin, kemarin.

“Yang Mulia menekankan bahwa para politikus tidak boleh menggunakan sikap bermusuhan ketika berselisih pendapat, tetapi menyelesaikan masalah melalui konsultasi dan proses hukum yang tertuang dalam Konstitusi Federal,” katanya.

Raja juga memerintahkan semua masjid di seluruh negeri untuk mengadakan salat hajat dan doa selamat. Itu dilakukan, kata Ahmad Fadil, untuk mencari pertolongan dari Allah SWT untuk menghentikan penyebaran covid19.

Selain itu, sambungnya, Raja telah berpesan kepada setiap orang untuk terus memainkan peran masing-masing dan disiplin dalam mematuhi prosedur serta praktik norma baru untuk membantu pihak berwenang dalam memerangi penyebaran covid-19.

“Sultan Abdullah juga mengimbau masyarakat untuk mendoakan agar negara yang kita cintai diberkati dengan kedamaian dan ketenteraman untuk kesejahteraan negara dan rakyat,” tambahnya.

Sebelumnya Sultan Abdullah sudah menunda seluruh agenda pertemuan selama dua minggu karena adanya kebijakan karantina di Kuala Lumpur, termasuk di lingkungan istana kerajaan, demi mengurangi risiko penyebaran covid-19.

Keputusan itu pun memberi waktu lebih lama bagi Raja Abdullah untuk memutuskan apakah Anwar Ibrahim dapat menggantikan Muhyiddin Yassin sebagai perdana menteri dan membentuk pemerintahan baru. Anwar telah bertemu Raja Abdullah, Selasa (13/10), untuk membuktikan klaim bahwa ia mendapat dukungan dari mayoritas anggota parlemen untuk membentuk pemerintahan baru. 

Bukti dukungan itu ditunjukkan ke Raja bebe rapa bulan setelah Muhyiddin menjabat perdana menteri. Jika Anwar ditunjuk sebagai perdana menteri oleh Raja, itu merupakan buah perjalanan panjang Anwar selama 22 tahun sebagai ketua kelompok oposisi. (The Star/Ant/Nur/X-11)

BERITA TERKAIT