17 October 2020, 02:30 WIB

Pandemi di Prancis Terus Memburuk


MI | Internasional

DATA resmi pemerintah menyebut jumlah orang yang dites positif virus korona di Prancis selama 24 jam terakhir telah melampaui 30 ribu untuk pertama kalinya. 

Badan kesehatan masyarakat Prancis mengatakan total ada 30.621 kasus covid-19 yang dikonfirmasikan telah terdeteksi dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, jumlah orang yang meninggal akibat virus korona baru selama periode 24 jam yang sama mencapai 88.  Itu menjadikan jumlah total kematian di Prancis sejak dimulainya pandemi menjadi 33.125. Sementara itu, jutaan warga Prancis kemarin menikmati hiburan di malam hari sebelum jam malam diberlakukan di Paris dan kota-kota besar lainnya.

Wali Kota Paris Anne Hidalgo mendesak pemerintah pusat untuk melonggarkan pembatasan terhadap bioskop, teater, dan tempat kebudayaan lainnya sehingga pengunjung tempat-tempat tersebut tetap bisa pulang larut malam.

Para pemilik restoran juga mengecam pembatasan yang dianggap berlebihan karena mereka sudah lebih dulu menerapkan aturan jaga jarak yang ketat, termasuk melarang kelompok berisi lebih dari enam orang untuk makan siang.

Kasus covid-19 yang dikonfi rmasikan di India juga terus meningkat. India menambahkan lebih dari 63 ribu kasus baru dalam 24 jam terakhir. Total kasus di negara tersebut sebanyak 7.370.468 dan ada 6.453.779 orang yang pulih dan 112.161 yang meninggal.

Di Filipina, larangan bepergian keluar negeri kini telah dicabut. Juru bicara kepresidenan Harry Roque mengatakan warga Filipina yang akan ke luar negeri harus menunjukkan hasil tes antigen negatif, tiket pesawat, lalu asuransi perjalanan dan kesehatan.

Perjalanan ke luar negeri dapat dimulai kembali mulai 21 Oktober. Itu mengakhiri pembatasan yang berlaku sejak Juli dan membuka potensi peningkatan penumpang bagi maskapai penerbangan Filipina yang rugi besar sejak pandemi terjadi. (AFP/Nur/X-11)

BERITA TERKAIT