16 October 2020, 21:52 WIB

Penerapan PSBM belum Mampu Tekan Penyebaran Covid-19 di Purwakarta


Reza Sunarya | Nusantara

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di wilayah kecamatan Purwakarta, Jawa Barat, belum berpengaruh menekan penyebaran Covid-19. Saat ini, jumlah warga yang berstatus postif justru bertambah.

Dari laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Purwakarta menyatakan warga yang terpapar Covid-19 dan yang terkonfirmasi positif masih menunjukan kenaikan.

"Hari ini, terjadi penambahan pada warga yang berstatus terkonfirmasi positif sebanyak 8 orang," kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Deni Darmawan, Jumat (16/10).

Menurutnya, secara kumulatif jumlah warga yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Purwakarta terdapat 402 orang dan yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 308 orang. Jumlah orang positif yang meninggal dunia 18 orang.

"Untuk warga yang berstatus kontak erat jumlahnya berkurang 57 orang, kini jumlahnya menjadi 399 orang. Dan warga yang berstatus suspek jumlahnya bertambah 1 orang, kini jumlahnya menjadi 48 orang dan probable nihil," Ungkap Deni.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan Dinkes Purwakarta untuk menghadapi situasi ini, Deni menyebutkan melalui pelacakan yang efektif, pelaksanaan manajemen klinis sesuai Permenkes nomor 413 tahun 2020, dan berkoordinasi dengan tim Covid-19 pusat juga provinsi.

"Warga diminta tetap waspada dan disiplin terhadap protokol kesehatan dan tetap menjalankan 3 M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun," pungkasnya. (R-1)

BERITA TERKAIT