16 October 2020, 18:55 WIB

NTT kini Miliki Dua Laboratorium Biomolekuler


Palce Amalo | Nusantara

MENTERI Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto meresmikan beroperasinya Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat di Klinik Universias Nusa Cendana Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (16/10).

Kegiatan peresmian dilakukan lewat video conference dengan Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Rektor Universitas Nusa Cendana Frederik  Benu, dan Kepala Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat Fima Inabuy, serta para akademisi dari Forum Academia NTT.

"Saya mengapresiasi sinergi dan kolaborasi masyarakat dan pemerintah NTT dalam meningkatkan akses pelayanan pemeriksaan spesimen covid-19 dan tentunya disertai dengan kedisiplinan menjaga mutu," kata Terawan saat kegiatan peresmian tersebut.

Menkes mengapresiasi kerjasama yang baik antara Forum Academia NTT, Pemprov NTT, dan Universitas Nusa Cendana untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan swab di daerah itu. "Ini bukti kerja keras dan iklas dari seluruh masyarakat dan pemerintah daerah," tambahnya.

Dengan tambahan laboratorium tersebut, saat ini NTT telah memiliki dua laboratorium molekuler. Sebelumnya, NTT hanya memilikii satu laboratorium molekuler yang berada di Rumah Sakit WZ Johannes Kupang  
 
Di sisi lain, Fima Inabuy yang juga pakar biomolekuler dari Forum Academia NTT mengatakan pembangunan laboratorum tersebut membutukan waktu selama tiga bulan. Awalnya pembangunan laboratorium untuk kegiatan pool test atau tes massal tehadap pelaku perjalanan yang datang ke NTT.

Akan tetapi, itu berubah lantaran masih banyaknya sampel swab yang harus periksa ;aboratorum molekuler di Rumah Sakit WZ Johannes Kupang. "Akumulasi sampel di rumah sakit saat ini lebih dari 3.000, maka tentunya kami akan membantu dulu," kata Fima. (R-1)

BERITA TERKAIT