16 October 2020, 15:43 WIB

Pemerintah Terus Siapkan Vaksin Covid Hingga 2021


M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

KEHADIRAN vaksin untuk virus covid sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat. Tak tinggal diam pemerintah kini terus berburu vaksin untuk masyarakat.

Sebanyak 320 juta ampul harus disiapkan pemerintah untuk 160 juta masyarakat dengan kategori satu orang dua dosis dan satu orang satu dosis. Hasil dari berburu vaksin tersebut hingga 2021 Indonesia dapat dikatakan mendapatkan lebih dari 320 juta dosis.

Sekretaris Eksekutif Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPPEN) Raden Pardede, mengatakan vaksin didapatkan dari perusahaan asal Tiongkok Sinovac Biotech, G42/Sinopharm, dan perusahaan asal Inggris AstraZeneca PLC.

"Yang jelas sudah didapat dari Sinovac yang akan dikirim pada kuartal I 2021 jumlahnya cukup besar, selain itu ada dari perusahaan asal Inggris AstraZeneca yang dosisnya mencapai 100 juta ampul yang akan dikirim pada kuartal I atau paling lambat kuartal II 2021," kata Raden kepada mediaindonesia.com, Jakarta Pusat, Jumat (16/10).

Baca juga : Bersiap Vaksin Covid-19, Masyarakat Perlu Paham Istilah Ini

Selain itu kolaborasi 2 negara Tiongkok dengan Uni Emirates Arab (UAE) juga memproduksi vaksin Sinopharm namun dosisnya tidak terlalu besar tetapi segera diterbangkan ke Indonesia.

"Artinya jika dilihat gabungan 3 perusahaan sudah cukup untuk memenuhi 320 juta dosis vaksin untuk 160 juta orang," ujar Raden.

Vaksin Sinopharmsendiri akan memproduksi 15 juta dosis dengan kategori 2 kali vaksin untuk 1 orang. Kemudian Sinovac Biotech yang akan mengirimkan vaksin sebanyak 3 juta dosis. Dan perusahaan asal Tingkok juga yakni CanSino Biologics Inc menyanggupi 15-20 juta dosis untuk 2021 dan akan dikirim 100 ribu ampul lebih dulu pada November 2020.

Selanjutnya ada vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh Eijkman Institute yang akan diproduksi paling cepat kuartal III/IV 2021.

"Artinya target vaksinasi 2021 sebesar 160 juta orang sudah dipenuhi. Dan kemudian pada 2022 akan diutamakan vaksin Merah Putih," pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT