16 October 2020, 13:35 WIB

Program TMMD di Sampit Hasilkan Tiga Jembatan


Cahya Mulyana | Nusantara

KEGIATAN Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah, Sampit, Kalimantan Tengah, memasuki tahap akhir. Hasilnya masyarakat dapat menikmati manfaat Bhakti TNI ini dengan hadirnya sejumlah sarana umum mulai dari beberapa jembatan, mushola hingga pembangunan pos terpadu.

"Setelah hampir satu bulan mengerjakan sasaran fisik kegiatan TMMD Reguler ke-109 ini, alhamdulillah saat ini semua sasaran sudah hampir selesai. Semoga sebelum 21 Oktober 2020 semua sudah selesai," terang Dandim 1015 Sampit, Letkol Czi Akmad Safari, dalam keterangan resmi, Jumat (16/10).

Menurut Akmad, pengerjaan jembatan yang diberi nama Handil Samsu merupakan program TMMD yang paling berat. Namun berkat kesungguhan dan kerja sama melalui TMMD infrastruktur vital bagi aktivitas warga ini sudah memasuki tahap akhir, yakni pemasangan lantai.

Begitu juga jembatan Handil Gayam yang bahkan lebih cepat penyelesaian rehabnya. Jembatan Sei Babirah juga lebih dulu selesai ketimbang dua jembatan tersebut.

Dalam kegiatan TMMD yang dilaksanakan 22 September hingga 21 Oktober 2020 itu, lanjut Akmad, program sasaran fisik yang dilaksanakan antara lain rehab jembatan Handil Gayam ukuran panjang 15,30 meter dan lebar 3,80 meter di RT 11/ RW 4 Desa Bapinang Hilir. Kemudian, jembatan Handil Samsu panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 12/ RW 4 Desa Bapinang Hilir.

"Selanjutnya jembatan Sei Babirah panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 07/ RW 03 Desa Babirah. Kemudian sasaran tambahan rehab Mushola Al Hidayah panjang 6,50 meter dan lebar 6,50 meter serta pembangunan pos terpadu," pungkasnya. (P-2)

BERITA TERKAIT