16 October 2020, 12:35 WIB

5.812 UMKM Banyuwangi Dapat Suntikan Modal


Usman Affandi | Nusantara

SEMPAT sesak, para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mulai bisa bernapas lega. Sebanyak 5.812 UMKM di daerah ini sudah menerima bantuan modal dari program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro.

Setiap UMKM mendapat suntikan modal Rp2,4 juta. "Pada tahap I, Agustus-September, ada 70.177 pelaku UMKM yang dinyatakan lolos verifikasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Di antara mereka, 5.812 UMKM sudah menerima dana," papar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviantie.

Mereka yang lolos verifikasi itu memiliki bidang usaha beragam. Mulai dari jualan makanan hingga membuat kerajinan.

Penyerahan dana secara simbolis sudah dilakukan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Dia juga meninjau usaha mikro penerima manfaat di
Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi.

"Bantuan yang sudah diterima oleh pelaku usaha harus benar-benar dimanfaatkan dan dikelola dengan baik, terutama untuk penguatan modal usaha. œKami berharap banpres ini dimanfaatkan dengan baik untuk  pengembangan usaha," ujar Azwar Anas.

Seorang penerima, Farida, mengaku sangat bersyukur dengan bantuan itu. Pembuat rempeyek dari Keluarahan Singotrunan itu mengaku akan membelanjakan dana untuk membeli kompor dan bahan baku.

"Pandemi membuat pesanan menurun, dari Rp600 ribu per minggu menjadi Rp400 ribu. Tapi, saya bersykur, karena usaha tetap berjalan," tambahnya. (N-2)

BERITA TERKAIT