16 October 2020, 10:05 WIB

Kapal Pesiar Cruise to Nowhere Segera Kembali Berlayar


Mediaindonesia.com | Weekend

Sebelumnya sudah ada ‘Flight to Nowhere’ yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan asal Australia, Qantas serta dari maskapai asal Tiongkok, China Airlines. Sekarang, akan hadir pula ‘Cruise to Nowhere’.

Dilansir dari The Straits Times pada Selasa (13/10), perusahaan induk Cruise Singapura, Genting Cruise Line sudah menerima lebih dari 6.000 pemesanan Cruise to Nowhere dalam lima hari. Masing-masing pemesanan kemungkinan besar setidaknya untuk dua orang.

Sebanyak 23 pelayaran Genting Cruise Line dengan kapasistas 1.700 penumpang akan dijadwalan untuk bulan November dan Desember. Namun, hanya dua jalur pelayaran dari Genting Cruise Lines dan Royal Caribbean International yang dapat berlayar ke laut.

Pelayaran sudah dihentikan sejak Maret 2020 karena wabah virus korona, perusahaan pun telah bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menemukan cara agar aliran pendapatan kembali naik setelah industri pariwisata sangat menurun dan terpaksa dihentikan untuk menghentikan penyebaran virus korona. Setelah virus korona menyebar di asrama pekerja migran, dua kapal Genting Cruise Lines digunakan sebagai fasilitas karantina khusus

‘Cruise to Nowhere ini menjadi obat bagi para wisatawan yang sudah ‘kelaparan’ dan ingin sekali berpergian, maka dari itu banyak penumpang yang mengambil hari libur kerja pada hari Jumat agar bisa menikmati akhir pekan yang panjang di kapal pesiar. Penumpang yang sudah memesan ‘Cruise to Nowhere’ tetap harus mengikuti protokol kesehatan dengan melakukan tes swab sebelum diizinkan naik ke kapal.(Yulia Kendriya/M-4)

BERITA TERKAIT