16 October 2020, 09:32 WIB

Moskow Mundur dari Pembicaraan Trilateral Soal MH17


Basuki Eka Purnama | Internasional

RUSIA, Kamis (15/10), mundur dari pembicaraan dengan Belanda dan Australia terkait ditembak jatuhnya pesawat MH17 di atas Ukraina pada 2014. Rusia beralasan adanya upaya menyalahkan Moskow atas insiden itu.

"Sikap bermusuhan dari Belanda membuat kelanjutan pembicaraan trilateral dan keikutsertaan kami menjadi percuma," ujar Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan resmi.

Ketika negara itu, sejak 2018, menggelar pembicaraan untuk menemukan penyebab bencana saat pesawat Boeing 777 milik maskapai Malaysia Airlines dalam perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur ditembak jatuh menggunakan misil BUK buatan Uni Soviet pada 17 Juli 2014 menewaskan 298 orang.

Baca juga: 20 Orang Tewas dalam Serangan di Utara Burkina Faso

Di atas pesawat yang ditembak jatuh di atas kawasan yang dikuasai kelompok separatis dukungan Rusia adalah 196 warga Belanda dan 38 warga Australia.

Berbicara kepada wartawan di pertemuan Uni Eropa di Brussels, Perdana Menteri Belanda Mart Rutte mengaku terkejut dan kecewa dengan keputusan Rusia dan menyebut hal itu sangat memukul keluarga korban.

Adapun Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok mengaku telah memanggil Duta Besar Rusia dan mengungkapkan kekecewaannya atas sikap Kremlin itu.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kouleba mengatakan mundurnya Rusia dalam pembicaraan trilateral itu menunjukkan ketakutan mereka bahwa fakta mengenai penembakan pada 17 Juli 2014 itu akan terungkap. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT