16 October 2020, 03:20 WIB

Milenial BUMN Beri Edukasi 3M


Despian Nurhidayat | Humaniora

 PERUM Badan Urusan Logistik (Bulog) bersama 47 BUMN di DKI Jakarta yang didominasi kaum milenial membagikan 45.000 masker secara gratis kepada seluruh warga Jakarta. Mereka juga mengedukasi protokol kesehatan 3M yang benar kepada warga.

“Ini bukti nyata keseriusan BUMN dalam menekan angka penyebaran covid-19,” ucap Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal, kemarin.

Program pembagian masker ini berasal dari dana CSR sebagai realisasi dari program sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Adapun total dana yang berhasil dihimpun BUMN untuk program pembagian masker di wilayah DKI Jakarta mencapai Rp237,5 juta. “Bantuan ini terus dilakukan secara berkelanjutan sejak 22 Maret lalu,” kata Awaludin.

Dari 20 titik lokasi yang terbagi kepada 17 BUMN di wilayah Jakarta Timur, terangnya, Bulog bertugas menyalurkan masker untuk warga di daerah Pasar Bukit Jaya. “Sedangkan untuk wilayah lainnya akan dilakukan BUMN yang telah di-plotting wilayah tugasnya,” beber Awaludin.

Corporate Secretary PT Indra Karya (Persero) Okky Suryono mengatakan, pihaknya ikut membagikan masker ke sejumlah titik kerumunan warga, seperti pasar, terminal, stasiun, dan halte Trans-Jakarta.

“Sosialisasi disiplin menggunakan masker saat berada di luar rumah harus terus dilakukan karena masa pandemi saat ini belum berakhir,” cetusnya.

Pada Rabu (14/10), PT Hutama Karya lebih dulu membagikan 1.000 masker kain di Pasar Pulo Gadung dan Stasiun Klender. “Karena lokasi tersebut merupakan tempat umum yang dipadati dengan berbagai aktivitas masyarakat,” sebut Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan.

Saat ini, DKI Jakarta masih jadi salah satu wilayah episentrum covid-19 di Indonesia. Hingga 15 Oktober 2020, kasus positif covid-19 di Jakarta mencapai 91.337 orang.


Antisipatif

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menegaskan bahwa penegakan protokol kesehatan 3M ialah kunci utama dalam menekan penularan virus.

“Karena penyebabnya penyakit menular yang bisa dicegah. Rute penularan dari saluran napas oleh karenanya yang dilindungi adalah pernapasan dengan masker,” kata Yurianto.

Penegakan protokol kesehatan 3M tidak hanya ditujukan pada zona merah covid-19, tapi juga zona hijau. Sikap antisipatif ini diterapkan masyarakat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) di Sulawesi Utara dan membuat daerah itu nihil kasus aktif hingga sekarang.

“Walaupun kasusnya nihil, masyarakat tetap harus patuh protokol kesehatan,” kata Bupati Sitaro Evangelian Sasingen saat diskusi di Graha BNPB, Jakarta, kemarin.

Evangelian menuturkan, penerapan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak atau 3M wajib dilaksanakan di tempat-tempat ramai. Meskipun kebanyakan aktivitas masyarakat daerah itu ialah bertani dan nelayan, 3M juga tetap dijalankan.

Masyarakat diminta tetap melaksanakan 3M terutama memakai masker saat berada di luar rumah atau ketika berada di dalam rumah ketika kondisi tubuh sedang tidak baik.

Kasus positif pertama daerah itu muncul di akhir Mei 2020 dari klaster pasar. Saat itu, pemda bergerak cepat menutup pasar dan melacak kontak. (Ssr/Hld/Ant/H-2)

BERITA TERKAIT