16 October 2020, 04:25 WIB

Mentan Ajak Menjaga Pertanian


(WJ/RZ/BB/DW/BK/N-3) | Nusantara

SYAHRUL Yasin Limpo mengajak semua pihak menjaga tren positif usaha pertanian di tengah pandemi. Pasalnya, meski sektor lain bermasalah, pertumbuhan pertanian tetap melaju baik. "Selama pandemi, pertanian justru mengalami peningkatan produksi dan ekspor," ujar Menteri Pertanian itu saat berkunjung ke Desa Giriroto, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kemarin.

Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor pertanian pada Januari-Agustus 2020 meningkat 8,6% jika dibandingkan dengan di 2019. Dari senilai US$2,2 miliar menjadi US$2,4 miliar. "Hanya sektor pertanian yang pertumbuhannya meningkat di masa pandemi. Ini mengindikasikan akselerasi pertanian tetap terjaga dengan baik," tandas mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu.

Karena itu, ia mengajak semua pihak menjaga keberlangsungan pertanian, bahkan dengan memberikan akselerasi. "Tentu saja harus disesuaikan dengan karakter dan kondisi setiap daerah."

Petani di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pun didorong melakukan penanaman padi lebih awal. "Hujan sudah sering turun. Kita bisa menanam mulai Oktober hingga Maret 2021," ungkap Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Agus Rachlan Suherlan. Target penanaman padi pada musim tanam saat ini mencapai 21.381 hektare. "Kami tingkatkan dibanding tahun lalu."

Kreasi tanaman juga terus dilakukan petani Indonesia. Di Cianjur, para petani dari Desa Sindangasih, Karangtengah, mengembangkan tanaman porang di lahan mereka. (WJ/RZ/BB/DW/BK/N-3)

BERITA TERKAIT