16 October 2020, 05:49 WIB

Ratusan Massa Unjuk Rasa Diamankan Polda Kalsel


Denny Susanto | Nusantara

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan mengamankan sebanyak 374 orang tanpa identitas dalam aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di depan gedung DPRD Provinsi Kalsel, Kamis (15/10) petang.

Massa yang sebagian besar berusia pelajar tersebut diamankan dan diperiksa di markas Polda dan Polresta Banjarmasin.

"Mereka yang diamankan diketahui berusia 13-23 tahun tanpa identitas yang diduga akan menyelinap masuk dalam barisan demonstran," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Kalsel Kombes Muhammad Rifai, Jumat (16/10).

Setelah didata, massa aksi yang diamankan di antaranya berstatus pelajar, mahasiswa, buruh dan tidak bekerja. Pada saat diamankan, sebagian dalam kondisi pengaruh minuman keras atau alkohol serta tidak memiliki identitas diri seperti Kartu Pelajar maupun kartu tanda penduduk (KTP).

"Bahkan saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas, ditemukan senjata tajam jenis badik dari salah satu massa," ujarnya.

Baca juga: Aksi Mahasiswa Banjarmasin Bubar dengan Tertib

Rifai mengatakan polisi akan menindak tegas aksi unjuk rasa yang melanggar aturan khususnya yang melibatkan anak sekolah atau pelajar sebab hal itu tidak dibenarkan. Usai dilakukan pendataan oleh petugas kepolisian, ratusan massa yang diamankan kemudian dilakukan Rapid Test.

Dari pemeriksaan oleh personil Bid Dokkes Polda Kalsel, sebanyak 4 orang dinyatakan reaktif covid-19 dan dilakukan penanganan lebih lanjut seperti swab test.(OL-5)

BERITA TERKAIT