15 October 2020, 23:10 WIB

Juventus Alami Kerugian Rp1,5 Triliun


Widhoroso | Sepak Bola

KLUB raksasa Italia, Juventus mengalami kerugian 89,7 juta euro atau sekitar Rp1,5 triliun untuk tahun keuangan hingga 30 Juni. Hal itu diumumkan Juventus, Kamis (15/10) seusai Rapat Umum Pemegang Saham melalui telekonfrens yang dipimpim Presiden Juventus Andrea Agnelli.

Tahun lalu, klub berjuluk Si Nyonya Tua ini juga mengalami kerugian. Namun kerugian musim lalu tidak sebesar saat ini dengan hanya mencapai 39,9 juta euro.

"Rapat Umum Pemegang Saham menyetujui laporan keuangan per 30 Juni 2020 yang melaporkan kerugian 89,7 juta euro (dibandingkan dengan kerugian 39,9 juta euro pada 2018-2019), yang ditutup dengan menggunakan cadangan premi saham," jelas Juventus kata dalam sebuah pernyataan.

Raksasa Turin juga mengumumkan struktur organisasi baru dengan Federico Cherubini mengambil alih sebagai direktur sepak bola baru. Dengan struktur organisasi baru, Juventus akaa membagi konsentrasi aktivitas klub dalam dua struktur makro yaitu area sepak bola dan area Bisnis.

"Federico Cherubini mengambil peran sebagai Direktur Sepak Bola, melapor langsung ke Fabio Paratici yang menjaga tanggung jawab langsung Tim Utama," tambah tim tersebut. (AFP/R-1)

BERITA TERKAIT