15 October 2020, 20:30 WIB

Kembali ke Zona Hijau Pelaku UKM di Sikka Optimis Bangkit


Gabriel Langga. | Nusantara

KABUPATEN Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dinyatakan kembali memasuki zona hijau Covid-19. Dengan demikian Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo telah mencabut instruksi pembatasan kegiatan masyarakat (PKM). Hal ini disambut para pelaku UKM dengan sujud syukur karena aktivitas perekonomian bakal kembali berjalan seperti biasanya.

Salah satu pelaku UKM, Tika warga Kelurahan Kabor yang menjual nasi kuning khusus di malam hari ditemui mediaindonesia.com, Kamis (15/10) mengaku senang dicabutnya PKM yang dilakukan oleh Pemkab Sikka. Pasalnya, mereka kembali bisa melakukan aktivitas berjualan nasi kuning pada malam hari.

"Kami yang menjual nasi kuning hanya khusus pada malam hari. Biasanya, pukul 18.00 Wita, kami sudah jualan. Karena Sikka ada kasus Covid-19 kemarin, Pemkab Sikka berlakukan PKM sampai pukul 18.00 wita. Akibatnya kami tidak berjualan pada malam hari," papar dia.

Dengan dicabutnya PKM, jelas Tika, banyak rekan-rekannya sesama pedagang senang karena bisa berjualan kembali. "Saya senang sekali sudah bisa berjualan sekarang pada malam hari. Karena kalau malam hari itu, banyak pelanggan yang datang beli nasi kuning. Jadi Sikka sudah kembali normal," ungkap Tika.

Hal senada disampaikan Simon Subandi Keytimu warga Kelurahan Nangameting yang biasa berjualan kue-kue. Sejak diberlakukannya PKM, omset penjualannya menurun yang mengakibatkan keuntungannya juga menurun. "Pelanggan saya itu, biasa malam hari datang beli di warung kita. Adanya pembatasan aktivitas, omset kita menjadi menurun," papar dia.

Menurut Simon, sebenarnya di Kabupaten Sikka tidak perlu adanya PKM bagi pelaku UKM yang penting adalah penerapan protokol kesehatan. "Seharusnya pembatasan itu yang dilarang berkumpulnya. Tetapi khusus warung dan kios harus tetap dibuka. Contohnya di kios, kan pelanggan datang beli langsung pulang. Pelanggan ini kan datang pergi, datang pergi. Apabila Pemkab Sikka berlakukan lagi PKM, maka kisa sarankan pelaku UKM boleh beraktivitas," pinta Simon. (OL-13)

Baca Juga: Kabupaten Sikka Berlakukan PSBB

BERITA TERKAIT