15 October 2020, 19:15 WIB

Bupati Banyumas Tolak Dukung Tuntutan Mahasiswa Soal Omnibus Law


Lilik Darmawan | Nusantara

BUPATI Banyumas, Jawa Tengah  Achmad Husein menolak bertanda tangan dalam surat pernyataan penolakan terhadap Ommibus Law. Penolakan tersebut disampaikan pada saat menemui para ratusan mahasiswa dan masyarakat yang  tergabung dalam Serikat Masyarakat Banyumas Bergerak (Semarak) di Alun alun Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (15/10).

Dalam pernyataannya, Bupati mengatakan bahwa dirinya sebagai representasi pemerintah di daerah tidak mungkin akan membangkang dengan  pemerintah pusat. "Pemkab itu ibarat anak dari pemerintah pusat, sehingga tidak mungkin pemkab akan mengkhianati orang tuanya yaitu pemerintah pusat,"kata Bupati.

Meski didesak, tetapi Bupati tetap tidak mau. Kondisi sempat panas, pada saat Bupati turun dari mobil komando. Salah satu orator, Fakhrul Firdaus sempat menunjukkan kajian cacatnya  hukum Omnibus Law setebal ratusan halaman.

"Kami minta Bupati untuk mendengar dan tanda tangan mendukung penolakan Omninus Law seperti tuntutan mahasiswa. Kami akan bertahan sampai tuntutan kami didukung,"tegasnya. (R-1)

 

BERITA TERKAIT