15 October 2020, 18:10 WIB

Kecelakaan Maut Tol Pekanbaru-Dumai, Dua Tewas


Rudi Kurniawansyah | Nusantara

KECELAKAAN maut terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) KM 27.600 Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, sekitar pukul 06.20 WIB, Kamis (15/10). Kecelakaan lalu lintas antara Honda Mobilio BM 1302 RP bertabrakan dengan Mitsubishi truk tronton BK 8572 CS.

Kecelakaan itu mengakibatkan dua korban tewas dan penumpang lain luka-luka. Tol Permai merupakan bagian dari jalan tol Trans-Sumatra (JTTS) yang diresmikan Presiden Joko Widodo secara virtual pada Jumat (25/9) hingga kini masih dibuka gratis untuk umum.

"Kecelakaan diduga karena lalai dan kurang hati-hatinya pengemudi mobil Honda Mobilio BM 1302 RP pada saat mengemudikan kendaraannya dalam kondisi mengantuk," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Komisaris Besar (Kombes) Sunarto di Pekanbaru, Kamis (15/10).

Dijelaskannya, dua korban meninggal dunia merupakan penumpang mobil Honda Mobilio BM 1302 RP. Salah satunya bernama Nasrul Wirawan, 36, pekerja swasta (Pizza Hut), warga Perum Permata Sindangpanon Blok 11 Nomor 05 RT 01 RW 15 Kelurahan Sindangpanon Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang meninggal di tempat kejadian. Kemudian Kapra, 26, swasta, warga Desa Sungai Keradak, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi, yang mengalami luka berat dan meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Awal Bross Pekanbaru.

Yang mengalami luka ringan yakni pengemudi Honda Mobilio, Amirul Putra Anandi, 30, pekerja swasta warga Jalan Gajah Mada Nomor 77 Desa Bulum Kasap Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai. Satu lagi ialah penumpang Honda mobilio, Abdurrahman Alqho Fikhi, 25, swasta, warga Dusun II Keramat Sakti RT 03 RW 03 Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Pengemudi truk tronton BK 8572 CS, Edyson Sihotang, 41, warga Jalan Elang II Nomor 76 Tegal S Mandala II Kota Medan, Sumatra Utara, tidak terluka apapun. "Jumlah kerugian diperkirakan lebih kurang Rp20 juta," ujar Sunarto.

Ia mengungkapkan, kronologis kecelakaan bermula saat mobil datang dari arah Pekanbaru menuju arah Duri dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) pada saat kondisi jalan lurus, diduga pengemudi mobil mengantuk sehingga menabrak bagian belakang truk yang berada di depannya. (OL-14)

BERITA TERKAIT