15 October 2020, 16:25 WIB

Bisa Tingkatkan Modal, OJK Persilakan Bank Konsolidasi


Fetry Wuryasti | Ekonomi

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menilai konsolidasi atau merger perbankan sudah menjadi tren.

OJK pun mempersilakan perbankan untuk berkonsolidasi mencari mitra. Sehingga, dapat meningkatkan permodalan dan skala bisnis.

Apalagi di masa pandemi covid-19, perbankan sebaiknya menyediakan teknologi digital yang canggih untuk melayani kebutuhan nasabah. Teknologi perbankan yang tidak mumpuni tentu akan sulit bersaing.

Baca juga: Pengusaha Dukung Merger Bank Syariah BUMN

"Layanan perbankan dengan smartphone menjadi hal yang pokok," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana dalam wawancara virtual, Kamis (15/10).

Mengingat penyediaan teknologi digital membutuhkan modal besar, OJK mengimbau perbankan mencari mitra. Sehingga, bank tersebut bisa lebih efisien dan berdaya saing.

"Itu policy OJK, mengharapkan bank-bank di Indonesia untuk selalu memperkuat diri. Di tengah tantangan yang semakin besar," imbuh Heru.

Baca juga: Gubernur BI: Presiden Jamin Independensi Bank Sentral

Lebih lanjut, dia memandang sudah banyak bank di Indonesia yang melakukan konsolidasi. Upaya itu dapat meningkatkan layanan perbankan berskala besar. OJK tidak mau mendikotomikan antara mitra asing dan lokal.

Heru menekankan kesempatan terbuka bagi pihak yang ingin memperkuat perbankan nasional. Serta, memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional.

"Saat mereka menunjukkan keinginan mengambil alih bank, kami akan melihat dahulu apa kontribusinya bagi ekonomi nasional. Kalau mendukung dan rencana bisnisnya bagus, tentu kami dukung," tandasnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT