15 October 2020, 16:10 WIB

Gempa di Meulaboh Aceh Tidak Berpotensi Tsunami


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

Pada Kamis (15/10) pukul 11.59.53 WIB terjadi gempa tektonik di wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menununjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,0.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,02 LU dan 95,89 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 30 km arah Barat Daya Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh pada kedalaman 54 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan Naik (thrust fault),” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam pernyataan resmi, Kamis (15/10).

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Nagan Raya IV MMI, Aceh Jaya III MMI, Banda Aceh, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” imbuhnya.

Hingga Kamis siang, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Kepada masyarakat, BMKG mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” tandasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT