15 October 2020, 15:02 WIB

Pemerintah Ingin Bentuk Holding BUMN Sektor Kesehatan


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PEMERINTAH berencana membentuk holding BUMN sektor kesehatan. Langkah itu menyusul holding BUMN farmasi yang dibentuk pada Februari lalu.

Nantinya, jaringan holding BUMN kesehatan merupakan penggabungan holding BUMN farmasi dengan holding rumah sakit.

"BUMN farmasi akan diperluas jadi holding BUMN di sektor kesehatan. Ada BUMN farmasi dan BUMN layanan kesehatan, seperti Pertamedika, Krakatau Medika dan rumah sakit lain yang menjadi afiliasi," jelas Asisten Deputi Bidang Telekomunikasi dan Farmasi Kementerian BUMN Aditya Dhanwantara dalam diskusi virtual, Kamis (15/10).

Dia mengungkapkan dibutuhkan proses panjang untuk membentuk suatu holding. Mulai dari persiapan perusahaan, hingga stakeholder yang harus dijajaki.

Baca juga: CEPI Percayakan Bio Farma untuk Produksi Vaksin Covid-19

Aditya berharap holding BUMN sektor kesehatan bisa memperkuat industri farmasi nasional. Dalam upaya pengembangan BUMN di sektor farmasi, pemerintah memiliki beberapa kerangka.

Seperti, aspek ekonomi dan sosial, inovasi modal bisnis, pengembangan investasi dan pengembangan talenta.

"Diharapkan industri farmasi nasional bisa lebih kuat dan mandiri. Lalu ketersedian produk meningkat, serta inovasi penyediaan produk semakin beragam," tutur Aditya.(OL-11)

BERITA TERKAIT