15 October 2020, 11:32 WIB

DKI Gandeng Swasta Terapkan Model Pemilahan Sampah Rumah Tangga


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DINAS Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menginisiasikan program Jakarta Recycle Centre (JRC). Program itu bertujuan memberikan advokasi kepada masyarakat tentang pentingnya partisipasi aktif seluruh warga dalam pengangkutan sampah terpilah dan terjadwal. Program yang diadaptasi dari Kota Osaki, Jepang ini merupakan wujud implementasi dari Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 77 Tahun2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup RW di mana pemilahan sampah di mulai dari setiap rumah tangga.

Sampai saat ini, program JRC dari DLHDKI Jakarta ini telah melibatkan sekitar 1000 Kepala Keluarga di lokasi komplek Bukit Mas, Ozone, dan Taman Alfa Indah.

Setiap warga mendapatkan edukasi untuk melakukan pemilihan berdasarkan delapan kategori yaitu sisa makanan, plastik,kertas, botol PET & cup, logam, kaca, B3, dan residu.

Baca juga: DPRD Investigasi Longsoran Jagakarsa

DLH secara rutin mengangkut sampah terpilah tersebut sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

“Program JRC ini merupakan inisiatif dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk mengurangi sampah yang dikirim ke TPA Bantargebang. Kami berharap dengan partisipasi Chandra Asri dapat membantu meningkatkan kualitas pemilahan sampah dari masyarakat, sehingga semakin banyak sampah yang dapat dikelola. Target kami, program ini dapat diimplementasikan oleh seluruh warga pada Kecamatan Pesanggrahan pada tahun 2023,” kata Kepala Dinas LH DKI Jakarta Andono Warih dalam peresmian kerja sama program JRC melalui rapat virtual, Kamis (15/10).

Sebagai bentuk partisipasi dan menunjang terciptanya siklus ekonomi sirkular (circular economy), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk turut mendukung implementasi program JRC ini dalam menyediakan 36.000 lembar kantong sampah berbahan plastik daur ulang.

“Penyediaan kantong sampah berbahan plastik yang dapat diguna ulang dan didaur ulang ini merupakan bentuk upaya kami sebagai produsen yang bertanggung jawab dalam membangun kebiasaan baik masyarakat. Semoga kantong sampah berbahan daur ulang ini dapat membantu DKI Jakarta mengurangi jumlah sampah di TPA. Sampah plastik yang dikelola dengan baik dapat menghasilkan sumber daya baru yang memiliki nilai tambah,” ujar Direktur Chandra Asri, Suryandi, dalam kesempatan yang sama.

Desain kantong plastik sampah terpilah ini mengadopsi desain dari Kota Osaki, Jepang dengan penyesuaian atas masukan dari Dinas LH DKI Jakarta, hasil riset dari mahasiswa Tokyo Institute of Technology, serta bantuan teknis dari Indonesian Plastic Recycler (IPR), yang mana salah satu anggotanya juga merupakan produsen dari kantong plastik sampah terpilah yang ramah lingkungan.

Kantong sampah terpilah ini dapat juga didaur ulang kembali sehingga tercipta konsep circular economy. Selain itu, penggunaan kantong plastik terpilah ini dapat mempermudah pendataan keberhasilan pemilahan sampah karena plastik didesain sedemikian rupa sehingga jenis sampah di dalamnya dapat terpantau dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Dinas LH DKI Jakarta menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk untuk kolaborasi pendampingan program pemilahan sampah.

Dalam kerja sama itu, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk akan memberikan bantuan pendampingan pemilahan sampah serta sarana dan prasarana berupa 36.000 lembar kantung plastik yang terbuat dari 100% plastik daur ulang untuk digunakan warga dalam memilah sampah. (OL-1)

BERITA TERKAIT