15 October 2020, 10:12 WIB

Global Standard Covid-19 akan Diterapkan di Seluruh Bandara


Insi Nantika Jelita | Humaniora

PT Angkasa Pura II (Persero) akan menerapkan global standard dan global practice penanganan covid-19 di seluruh bandara yang dikelola perusahaan tersebut.

Saat ini, baru Bandara Soekarno-Hatta yang menjalankan sejumlah ketentuan/protokol kesehatan terkait covid-19 yang dipersyaratkan dalam global standard.

"Global standard dan global practice ini juga akan diterapkan di bandara-bandara lain yang dikelola PT Angkasa Pura II. Penting bagi kami memberikan rasa aman dan nyaman sehingga masyarakat percaya dan tidak ragu untuk datang ke bandara dan naik pesawat," ungkap President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaludin dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10).

Baca juga: Pandemi Paksa Masyarakat Jalani Transformasi Digital

Bandara Soekarno-Hatta telah menerapkan covid-19 Airport Rating dari Skytrax dan Airport Healthy Accreditation oleh Airport Council International (ACI).

Awaluddin menuturkan proses selanjutnya adalah Skytrax dan ACI akan melakukan audit untuk kemudian memberikan rating pemenuhan persyaratan penanganan Covid-19 kepada Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Sebelumnya, Bandara Soekarno-Hatta sudah mendapat Safe Travel Score mencapai 4.09 (paling tinggi 5), karena telah secara ketat menerapkan protokol pencegahan covid-19. Skor tersebut membawa Bandara Soekarno-Hatta nomor 1 di Indonesia dan nomor 34 dari 200 bandara di dunia,” ungkap Awaluddin.

Awaluddin menjelaskan, untuk mendukung global standard, penerapan protokol kesehatan di bandara PT Angkasa Pura II diperkuat dengan biosecurity management, yaitu menjaga jarak atau physical distancing, health screening, passenger touchless processing, dan facility cleanliness and sanitizing.

Lalu, bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II juga menjalankan Safe Travel Campaign yang fokus pada konsistensi (consistency), meningkatkan kepercayaan masyarakat (confidence) dan mempererat kolaborasi antar stakeholder (collaboration).

“Consistency adalah bagaimana PT Angkasa Pura II dan stakeholder dapat secara berkelanjutan untuk semakin baik menerapkan protokol kesehatan di 19 bandara," kata Awaluddin. (OL-1)

BERITA TERKAIT