15 October 2020, 10:01 WIB

Penyidik Kejati NTT Geledah Kantor Camat dan Lurah Labuan Bajo


John Lewar | Nusantara

SETELAH menggeledah kantor Bupati Manggarai Barat pada Senin (12/10), penyidik dari Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur menggeledah kantor kecamatan dan kelurahan terkait kasus dugaan penggelapan aset tanah milik pemkab Manggarai Barat, Kamis (15/10).

Kantor Kecamatan Komodo digeledah mulai dari ruang kerja Camat Komodo, Imran dan ruang pemerintahan kecamatan. Penggeledahan ini untuk menemukan bukti-bukti dokumen lainnya terkait kasus penggelapan aset. Hal serupa juga dilakukan oleh penyidik ke kantor Kelurahan Labuan Bajo. Isu yang beredar, dari penggeledahan di Kantor Labuhan Bajo ditemukan dokumen pengajuan pembuatan sertifikat tanah di Kerangan yang merupakan tanah milik pemkab, atas nama perorangan yaitu Achar Muhammad SH.

baca juga: Pemkot Tebingtinggi Telusuri Kelanjutkan Normalisasi Sungai Padang

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati NTT, Abdul Hakim menjelaskan pada Senin (12/10) penyidik Kejati telah menemukan beberapa nama yang sama di Kantor Badan Pertanahan Nasional.

"Kalau nama itu (Achar Muhamamd) saya belum tahu. Tetapi penyidik sudah menyita semua dokumen yang berkaitan dengan masalah tanah Kerangan. Semua sudah disita petugas," kata Abdul Hakim. 

Kepala Badan Pertanahan Nasional Abel Asamau mengungkapkan tanah aset Pemkab Manggarai Barat di Kerangan yang dibidik jaksa telah diajukan beberapa pihak namun telah diklaim oleh pihak lain. Tanah seluas 30 hektare itu kini masih dalam penyelidikan. (OL-3)

BERITA TERKAIT