15 October 2020, 09:21 WIB

Jumlah Anak yang Keracunan Hand Sanitiser di Spanyol Meroket


Basuki Eka Purnama | Internasional

JUMLAH anak yang keracunan hand sanitizer di Spanyol meroket selama pandemi covid-19. Hal itu diungkapkan pemerintah Spanyol, Rabu (14/10), sembari meminta orangtua untuk memastikan produk kebersihan itu jauh dari jangkauan anak mereka.

Sejauh ini ada 874 kasus keracunan hand sanitiser di Spanyol pada tahun ini. Jumlah itu sangat banyak dibandingkan 90 kasus sepanjang 1019.

Dua pertiga kasus itu melibatkan anak-anak, terutama mereka yang berusia dua tahun ke bawah.

Baca juga: Putra Remaja Trump Positif Covid-19

Mayoritas kasus adalah anak-anak menelan cairan pembersih tangan itu meski ada juga kasus dimana produk itu mengenai mata atau masuk ke hidung.

Tidak ada korban tewas akibat keracunan hand sanitiser. Lebih dari 80% kasus hanya membutuhkan perawatan ringan.

Mayoritas gejala keracunan hand sanitiser adalah muntah, diare, batuk, pandangan berbayang, dan mata merah.

Dalam sebuah pesan video yang diunggah di Twitter, Menteri Kehakiman Spanyol Juan Carlos Camp menyebut angka kasus keracunan hand sanitiser itu mengkhawatirkan dan meminta orangtua memastikan produk itu tidak bisa dijangkau oleh anak mereka.

Seperti di negara Eropa lainnya, penggunaan hand sanitiser meningkat di Spanyol untuk mencegah penyebaran covid-19. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT