15 October 2020, 07:25 WIB

Luas Karhutla di Kalsel menurun Dibandingkan Tahun Lalu


Denny Susanto | Nusantara

PEMERINTAH mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan, saat ini, sudah mencapai 1.011 hektare. Secara nasional, luas karhutla di Indonesia jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Gencarnya upaya pencegahan dan penanganan karhutla di lapangan serta kondisi kemarau basah ikut mempengaruhi keberhasilan pengendalian bencana karhutla di Kalsel.

Hingga pekan kedua Oktober 2020, berdasarkan data Kementerian LHK, luas karhutla di Kalsel tercatat seluas 1.011 hektare.

Tahun sebelumnya, luas Karhutla di Kalsel mencapai 137.848 hektare.

Baca juga: Harimau Sumatra Muncul di Taman Hutan Rakyat, Karo

Secara nasional, luas karhutla juga mengalami penurunan tajam. Saat ini, luas karhutla adalah 206.751 hektare lebih kecil dibandingkan pada 2019 yang mencapai luas 1,6 juta hektare.

Pada bagian lain, guna memaksimalkan penanganan kebencanaan di daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengoperasikan helikopter jenis Chinook yang didatangkan dari Amerika Serikat (AS).

Helikopter jenis Chinook CH47D dengan nomor register N303AJ itu tiba di bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, beberapa hari lalu.

Di samping untuk membantu penanganan karhutla, helikopter kebencanaan ini juga diperuntukkan bagi pemantauan dan pemetaan bencana banjir serta distribusi bantuan kemanusiaan penanganan covid -19 di lapangan.

"Selain untuk penanganan Karhutla water boombing, helikopter ini akan membantu misi kemanusiaan di Kalsel," tutur Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Mujiyat, Kamis (15/10).

Misi kemanusiaan berupa pengiriman Alat Pelindung Diri (APD), masker, dan lainnya yang akan didistribusikan.  

Helikopter itu juga akan digunakan untuk untuk pemetaan daerah rawan bencana banjir di Kalsel. Helikopter jenis itu merupakan yang pertama dioperasikan di Indonesia olah BNPB untuk mendukung misi membantu penanganan Karhutla dan misi kemanusiaan di Indonesia. (OL-1)

BERITA TERKAIT