15 October 2020, 07:18 WIB

KPU Buka Kesempatan Pergantian Paslon di Pilkada 2020


Theofilus Ifan Sucipto | Politik dan Hukum

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) membuka kesempatan untuk penggantian pasangan calon (paslon) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Penggantian maksimal 30 hari menjelang hari pemungutan suara pada 9 Desember 2020.

"Penggantian tersebut bisa dilakukan apabila paslon tidak memenuhi syarat kesehatan, berhalangan tetap, yaitu meninggal dunia, dan tidak bisa melakukan tugas secara permanen," kata pelaksana harian (Plh) Ketua KPU Ilham Saputra dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10).

Ilham menyebut syarat lainnya yakni paslon dijatuhi hukuman berdasarkan putusan pengadilan dan berkekuatan hukum tetap. Dia bilang, sejumlah paslon meninggal setelah pendaftaran sehingga bisa diganti.

Baca juga: Pilkada Asimetris Pilihan Realistis

Menurut Ilham, syarat penggantian paslon relevan dengan kondisi di tengah pandemi covid-19. Sebab, beberapa paslon belum memeriksakan kesehatan mereka terkait covid-19.

"Kemudian beberapa di antara paslon masih terpapar covid-19," ujar dia.

Penggantian paslon, kata Ilham, berlaku hingga 30 hari menjelang hari pencoblosan. Hal itu supaya bisa dilakukan pemeriksaan kesehatan dan penetapan paslon baru.

"Mengingat hal ini terkait pengadaan logistik surat suara dan formulir-formulir yang harus segera dilakukan pencetakan dan didistribusikan," terang Ilham. (OL-1)

BERITA TERKAIT